Cara Membuat Plafon Piutang Pelanggan

23-05-2018 12:07:42, Dibaca: 7532


Bagi Suplier dengan skala bisnis yang besar hutang/piutang adalah hal yang sangat diutamakan pengelolaaannya.

Pada tutorial kali ini kami akan menyajikan bagaimana cara membatasi piutang pelanggan agar usaha/bisnis berjalan dengan aman, rapi dan terkendali.

 

Berikut ini cara membuat plafon piutang pelanggan di ERZ4P.

 

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

 

 

  1. Akseslah menu Pelanggan > Manajemen Data



     
  2. Kemudian klik "Edit" di salah satu data pelanggan


     
  3.  Lalu isikan jumlah plafonnya di kolom "Plafon", setelah itu klik simpan.


     
  4. Pelanggan dengan nama tersebut diatas telah memiliki batasan plafon piutang sebesar yang telah ditentukan di gambar tersebut.
     
  5. Untuk mencobanya bisa langsung ke menu penjualan lalu tentukan pelanggannya maka akan tampak plafon hutangnya sesuai nilai yang telah disepakati diatas.


     
  6. Jika nilai hutangnya melebihi plafon maka sistem akan memberikan peringatan bahwa nilai hutangnya sudah melebihi nilai plafon.
     
  7. Untuk membuktikannya bisa dilihat di "Rekap Piutang".

 


Sekian tutorial "Cara Membuat Plafon Piutang Pelanggan" dari kami, dan jika dirasa ada pertanyaan lebih lanjut anda bisa langsung menghubungi kami pada kontak yang telah disediakan pada halaman ERZ4P, Terima Kasih.  

Belum dapat bantuan Sistem yang Cerdas? Klik tombol dibawah untuk Registrasi ke Erzap.

Coba Gratis Sekarang!

Software as a Service (SaaS): Pengertian, Karakteristik, dan Manfaat untuk UKM

25-04-2026 - Dibaca: 194 kali.
Pahami SaaS: pengertian, karakteristik utama, perbandingan dengan on-premise, serta manfaat nyata Software as a Service untuk UKM Indonesia.
Baca selengkapnya...

Menggunakan Fitur Hitung Kas pada Erzap

26-06-2019 - Dibaca: 9949 kali.
Fitur ini umumnya akan digunakan oleh Kasir setiap selesai Shift/Closing, dimana Kasir akan menghitung Kas Fisik hasil penjualan atau Kas Kecil, dan menginputkan hasil perhitungan tersebut ke dalam Sistem.lalu Admin akan memeriksa hasil dari perhitungan kas tersebut, apakah ada selisih atau tidak. Bila terjadi selisih, Admin hendaknya meginfokan ke Kasir untuk menghitung kembali Kas Kecil yang jumlahnya selisih tersebut.
Baca selengkapnya...

Pembelian Konsinyasi

21-11-2018 - Dibaca: 22579 kali.
Pembelian Konsinyasi atau yang lebih dikenal dengan Titip Jual adalah salah satu bentuk pengadaan barang yang kerap digunakan pada usaha jenis Retail. Ini karena konsinyasi lebih menguntungkan kedua belah pihak (Supplier sebagai Konsinyor dan Toko sebagai Konsinyi) dibandingkan dengan pengadaan barang secara Beli-Putus. Pada sistem ERZ4P, Pembelian Konsinyasi dapat diterapkan. Ini dikarenakan ERZAP menyediakan opsi Konsinyasi pada saat pembuatan Faktur Pembelian.
Baca selengkapnya...

Tutorial Penerapan Potongan MDR Otomatis pada Erzap ERP

24-12-2020 - Dibaca: 10494 kali.
Sistem Erzap dapat mencatat Transaksi EDC ini menjadi Piutang dan mencatat Beban MDR secara otomatis. Yup! Otomatis! Bagaimana penerapaan Penjualan dengan Potongan MDR di Erzap? Simak metode nya pada Tutorial ini.
Baca selengkapnya...

Pentingnya Implementasi Akunting Bagi Usha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)

29-08-2022 - Dibaca: 3402 kali.
Akuntansi adalah suatu proses mencatat, meringkas, mengklasifikasikan, mengolah, dan menyajikan data transaksi, serta berbagai aktivitas yang berhubungan dengan keuangan, sehingga informasi tersebut dapat digunakan oleh seseorang yang ahli di bidangnya dan menjadi bahan untuk mengambil suatu keputusan. Saat ini, pemerintah tengah menggencarkan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM). UMKM sendiri berpotensi membangun ekonomi nasional yang kuat karena jumlahnya sangat banyak, dan merupakan penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) serta penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia. Namun, para pelaku UMKM sering kali tidak mengimplementasikan dengan melakukan pencatatan akuntansi karena umumnya mereka merasa bahwa pencatatan akuntansi cukup sulit untuk dilakukan dalam sebuah usaha kecil serta memakan uang dan waktu yang cukup banyak. Padahal, pencatatan akuntansi sendiri memiliki dampak yang besar bagi UMKM ke depannya.
Baca selengkapnya...