Tutorial Penjualan dengan Diskon Bertingkat pada ERZAP ERP

06-03-2024 10:56:24, Dibaca: 6910

Diskon, sebuah kata yang sering kita temui saat berbelanja offline atau online. Diskon itu sendiri adalah potongan harga dari harga asli produk atau layanan. Diskon sangat penting karena mendorong pembelian, menarik perhatian konsumen, mengurangi stok barang, meningkatkan loyalitas pelanggan, dan menjangkau target pasar baru. Ini adalah strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan penjualan dan memperluas pangsa pasar perusahaan.

Salah satu dari contoh penerapan diskon adalah Diskon Bertingkat, dimana diskon bertingkat adalah sebuah strategi pemasaran berupa potongan harga atau penawaran diskon bervariasi berdasarkan faktor tertentu, seperti jumlah pembelian atau nilai total transaksi. 

Contoh diskon bertingkat secara sederhana adalah :

Jika Anda membeli barang dengan harga Rp100.000 dengan diskon bertingkat sebesar 10% pada tahap pertama, 20% pada tahap kedua, dan 30% pada tahap ketiga maka perhitungannya sebagai berikut :

1. Diskon Tahap Pertama 10% :

Anda akan mendapatkan diskon sebesar Rp10.000 (10% dari Rp100.000) pada tahap pertama.
Harga setelah diskon pertama adalah Rp100.000 - Rp10.000 = Rp90.000.

2. Diskon Tahap Kedua 20% :

Anda akan mendapatkan diskon sebesar Rp18.000 (20% dari Rp90.000) pada tahap kedua.
Harga setelah diskon kedua adalah Rp90.000 - Rp18.000 = Rp72.000

3. Diskon Tahap Ketiga 30% :

Anda akan mendapatkan diskon sebesar Rp21.600 (30% dari Rp72.000) pada tahap ketiga.
Harga setelah diskon ketiga adalah Rp72.000 - Rp21.600 = Rp.50.400

Jadi, jumlah total besarnya diskon sesuai dengan ketentuan diatas adalah: Rp10.000 + Rp18.000 + Rp21.600 = Rp49.600.

Demikian adalah contoh sederhana perhitungan diskon bertingkat, berikutnya adalah penerapan diskon bertingkat pada ERZAP ERP.


Ada 2 (dua) cara dalam penerapan diskon pada ERZAP yaitu melalui Data Master Produk dan melalui Faktur Penjualan. Dalam tutorial ini, kita akan membahas bagaimana penerapan kedua metode tersebut.

Adapun isi dari tutorial sebagai berikut :


 1. Penerapan Diskon pada Data Master Produk

Penerapan diskon pada data master produk dapat dilakukan melalui menu Data Master, pilih menu Produk, lalu klik menu Manajemen Data.

Berikut adalah halaman Daftar Data Produk, Anda dapat mencari produk yang anda inginkan dengan pencarian di bagian kanan seperti berdasarkan Nama Produk,Merek,Kategori, dan lain-lain yang bisa Anda sesuaikan dengan keinginan Anda. 
Klik Edit untuk mengubah data produk.

Anda akan diarahkan ke halaman Perubahan Data Produk, cara penerapan Diskon pada produk tersebut adalah scroll kebawah sampai dengan kolom Diskon.

Kolom Diskon dapat di isi dengan 3 (tiga) format yaitu :

  1. Diskon Rupiah :Anda dapat meng-inputkan nominal rupiah pada kolom diskon.
  2. Diskon Persentase : Anda dapat meng-inputkan nominal persentase pada kolom diskon.
  3. Diskon Bertingkat : Anda dapat meng-inputkan dua bahkan lebih nominal pada kolom diskon.
    Contohnya seperti 10+5 atau 10%+5% atau 10+5+3% dan masih banyak lagi.
     
Note.
Diskon Bertingkat HANYA BERLAKU untuk nominal persentase saja.

Kemudian klik Simpan untuk menyimpan data produk


2. Penerapan Diskon pada Faktur Penjualan

Akses Faktur Penjualan dengan cara pilih menu Penjualan, lalu pilih menu Faktur Penjualan, kemudian klik Buat Baru.

Berikut adalah halaman Pencatatan Transaksi Penjualan dan lengkapi data-data seperti Outlet Penjual, Termin, dan Barcode - Nama Barang - Kode Ref serta Jumlah yang terjual.

Jika produk tersebut sudah memiliki pengaturan Diskon pada Data Master Produk, maka kolom Diskon akan terisi secara OTOMATIS saat produk tersebut dimasukkan pada Daftar Barang.

Note.
Anda dapat mengubah nominal Diskon sesuai yang di-inginkan pada kolom Diskon.

 Kemudian klik Simpan untuk menyimpan transaksi penjualan.

Anda diarahkan ke menu Pembayaran, lengkapi Jenis Pembayaran serta Memilih Kas/Bank dan input Nominal Pembayaran dari pembeli.
Kemudian klik Proses untuk memproses pembayaran.


Sekian Tutorial Penjualan dengan Diskon Bertingkat pada ERZAP ERP. Silahkan hubungi PIC Anda masing-masing untuk informasi lebih lanjut. Selamat mencoba! Gunakan fitur ini untuk memaksimalkan Efisiensi dan Efektifitas Bisnis anda!

Belum dapat bantuan Sistem yang Cerdas? Klik tombol dibawah untuk Registrasi.

Free Trial 14 Hari tanpa Kartu Kredit

Bill of Materials ERP Indonesia: Standarisasi Formula Produksi UKM

Bill of Materials ERP Indonesia: Standarisasi Formula Produksi UKM

22-05-2026 - Dibaca: 127 kali.
Bill of Materials ERP Indonesia: panduan lengkap BOM digital di Erzap untuk standarisasi formula produksi, kalkulasi HPP akurat, dan efisiensi manufaktur UKM.
Baca selengkapnya...
Implementasi ERP Gagal? 3 Pemicu Utama yang Mengubah Investasi Menjadi Pemborosan Anggaran

Implementasi ERP Gagal? 3 Pemicu Utama yang Mengubah Investasi Menjadi Pemborosan Anggaran

11-11-2025 - Dibaca: 887 kali.
Kenali 3 pemicu kegagalan implementasi ERP: sistem salah fit, change management buruk, dan TCO tidak realistis. Pelajari cara mitigasinya bersama Erzap.
Baca selengkapnya...
Fitur Pick Pack Erzap ERP: Sistem Warehouse Management untuk Picking & Packing Akurat

Fitur Pick Pack Erzap ERP: Sistem Warehouse Management untuk Picking & Packing Akurat

18-04-2026 - Dibaca: 1250 kali.
Fitur Pick Pack Erzap ERP mengoptimalkan picking, packing, dan pengiriman dengan verifikasi real-time, QC terintegrasi, dan akurasi stok terjaga. Kurangi human error hingga 95%.
Baca selengkapnya...
Audit Log Sistem ERP: Cara Bisnis Tahu Siapa yang Mengubah Data

Audit Log Sistem ERP: Cara Bisnis Tahu Siapa yang Mengubah Data

30-04-2026 - Dibaca: 13 kali.
Audit log sistem ERP mencatat siapa, apa, kapan, dan dari mana setiap perubahan data dilakukan. Pelajari cara kerja audit trail untuk keamanan bisnis distribusi Anda.
Baca selengkapnya...
Tutorial Stok Opnam dengan Metode FIFO

Tutorial Stok Opnam dengan Metode FIFO

21-06-2023 - Dibaca: 8456 kali.
Stok Opnam adalah salah satu langkah penting dalam manajemen inventaris yang harus dilakukan secara teratur untuk memastikan akurasi persediaan barang di lapangan. Salah satu metode yang umum digunakan dalam stok opnam adalah FIFO (First In First Out).Metode ini memastikan bahwa barang yang masuk pertama kali ke gudang juga akan keluar pertama kali saat penjualan dilakukan.
Baca selengkapnya...