Fitur Scan Barcode Timbangan Digital Erzap ERP

16-12-2024 11:22:18, Dibaca: 4979

Fitur Scan Barcode Timbangan Digital Erzap ERP

Erzap ERP menyediakan fitur Scan Barcode Timbangan Digital yang dirancang khusus untuk membantu bisnis retail, terutama yang menjual berbagai produk berbasis berat seperti buah, sayur maupun daging. Dengan fitur ini Erzap dapat membaca barcode yang dihasilkan oleh timbangan digital. Sehingga ini membuat proses transaksi menjadi lebih cepat, akurat dan efisien. Fitur ini terintegrasi dengan Erzap POS Web dan aplikasi Erzap POS, memberikan pengalaman transaksi yang modern untuk pelanggan Anda.

Keunggulan Fitur:

  • Cepat dan efisien, pembuatan data dan proses transaksi dapat dilakukan dengan cepat dan efisien.
  • Akurat, fitur ini mengurangi resiko kesalahan input berat maupun harga produk saat transaksi.
  • Terintegrasi, data barcode dapat langsung diolah saat proses penjualan oleh sistem Erzap, pada Erzap Pos Web dan Aplikasi Erzap POS.
Note.
Fitur Scan Barcode Timbangan Digital ini dikembangkan dengan timbangan digital Digi SM-100. Jika Anda menggunakan timbangan digital merek/tipe lain mungkin fitur ini tetap dapat digunakan, namun jika tidak maka Anda dapat mencoba menghubungi tim Erzap untuk informasi lebih lanjut.

Baca Juga:

1. Membuat Produk dengan atribut Timbangan/Scale di Erzap

Membuat produk baru dengan atribut Timbangan/Scale dapat dilakukan dengan mengakses menu Data Master, kemudian pilih menu Produk, lalu klik Satu Data.

Pada Settingan Produk tandai opsi Centang jika produk menggunakan Timbangan/Scales.

Perhatikan pada kolom Barcode, sistem akan secara otomatis memberikan kode barcode. Jumlah karakter Barcode untuk produk Timbangan/Scales adalah 5 (lima) karakter.

Kemudian lengkapi data produk lainnya seperti Nama Produk, Satuan Produk, dan informasi lainnya.

Jika sudah, klik Simpan untuk menyimpan produk ke sistem.

Dengan demikian data produk dengan atribut timbangan/scales sudah tersimpan dalam sistem.

Anda mungkin tertarikTutorial Implementasi Erzap ke POS Timbangan Digital

2. Format Barcode Produk Dari Mesin Timbangan

Berikut adalah format barcode yang akan dihasilkan oleh timbangan digital. Harap diperhatikan karena jika tidak sesuai maka barcode tidak akan dapat terbaca oleh sistem Erzap ERP. Total kode barcode yang akan dihasilkan adalah 13 (tiga belas) karakter dengan format sebagai berikut:

F1F2 CCCCC XXXXX CD

  • Dua digit pertama merupakan Flag Awal, yaitu 9 9 (F1F2).
  • Lima digit kedua merupakan Barcode Produk dari Erzap ERP.
  • Lima digit ketiga merupakan Berat Produk yang ditimbang.
  • Satu digit terakhir merupakan Check Digit (CD).

Panduan ini juga dapat dilihat saat membuat produk, yaitu pada Contoh Label seperti gambar berikut:

Jika di klik akan menampilkan pop-up contoh barcode dan penjelasannya seperti berikut:

3. Proses Print Barcode dan Scan Barcode

Bagian ini akan membahas proses print barcode dari mesin timbangan (Digi SM-100) yang kemudian barcode tersebut akan discan pada Aplikasi Erzap POS.

3.1. Print Barcode

Untuk print barcode melalui timbangan, setelah meletakan barang yang ingin di timbang pada timbangan, masukkan kode barang. kemudian tekan tombol PLU lalu Enter.

Berikut adalah tampilan Harga Produk dan Berat Produk pada Display Timbangan Digital. Dimana produk Anggur memiliki harga perkilo Rp.56.000 dan Anggur yang ditimbang memiliki berat 0.462 gr, dengan harga Rp.25.872

Berikut adalah tampilan Label Barcode yang dihasilkan oleh Timbangan Digital, hasil cetak sesuai dengan display pada timbangan.

3.2. Scan Barcode ke Erzap POS

Kemudian label tersebut akan di scan pada Aplikasi Erzap POS, seperti gambar berikut.

Berikut ini adalah tampilan dari aplikasi Erzap POS dapat diperhatikan produk Anggur memiliki harga perkilo Rp.56.000, dan Anggur yang ditimbang memiliki berat 0.462gr dengan harga Rp.25.872, sesuai dengan timbangan digital.

4. Video Fitur Scan Barcode Timbangan Digital

Dengan fitur Scan Barcode Timbangan Digital dari Erzap ERP, bisnis Anda tidak hanya menjadi lebih cepat dan efisien, tetapi juga memberikan pengalaman bertransaksi yang modern dan terpercaya bagi pelanggan. Integrasi yang mendalam dengan berbagai modul Erzap memastikan semua data terkelola secara otomatis dan akurat. Pilih Erzap ERP sebagai solusi untuk mengoptimalkan operasional bisnis retail Anda, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan mempercepat pertumbuhan usaha Anda.


Sekian tutorial Tutorial Fitur Scan Barcode Timbangan Digital Erzap ERP, untuk pertanyaan lebih lanjut silahkan menghubungi kami pada kontak yang telah disediakan pada halaman ERZAP, Terima Kasih.

Faktur Pajak Masukan

21-09-2020 - Dibaca: 11272 kali.
Mencatat Faktur Pajak Masukan itu Sulit Tanpa Bantuan Sistem! Dalam sebuah perusahaan baik dagang maupun jasa akan mengalami kesulitan dalam mencatat Faktur Pajak Masukan, mengapa begitu ? Karena Perusahaan tidak melakukan Pembelian terhadap satu Supplier (PKP) saja, namun dari banyak Supplier. Ditambah lagi, satu Supplier saja dapat melakukan banyak Penjualan ke Perusahaan anda dimana Penjualan dari mereka ini akan mengharuskan anda menerbitkan banyak Faktur Pajak Masukan. Maka dari itu dibutuhkan bantuan Sistem seperti Erzap contohnya. Fungsinya untuk melacak, mendata, dan memproses sekian banyak Faktur Pajak Masukan dari berbagai Supplier. Dalam Tutorial kali ini kami akan menjelaskan secara detail tentang memproses Faktur Pajak Masukan pada Sistem Erzap yang tentunya dapat anda lakukan dengan praktis !
Baca selengkapnya...

Pembelian Konsinyasi

21-11-2018 - Dibaca: 21668 kali.
Pembelian Konsinyasi atau yang lebih dikenal dengan Titip Jual adalah salah satu bentuk pengadaan barang yang kerap digunakan pada usaha jenis Retail. Ini karena konsinyasi lebih menguntungkan kedua belah pihak (Supplier sebagai Konsinyor dan Toko sebagai Konsinyi) dibandingkan dengan pengadaan barang secara Beli-Putus. Pada sistem ERZ4P, Pembelian Konsinyasi dapat diterapkan. Ini dikarenakan ERZAP menyediakan opsi Konsinyasi pada saat pembuatan Faktur Pembelian.
Baca selengkapnya...

Pentingnya Implementasi Akunting Bagi Usha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)

29-08-2022 - Dibaca: 3279 kali.
Akuntansi adalah suatu proses mencatat, meringkas, mengklasifikasikan, mengolah, dan menyajikan data transaksi, serta berbagai aktivitas yang berhubungan dengan keuangan, sehingga informasi tersebut dapat digunakan oleh seseorang yang ahli di bidangnya dan menjadi bahan untuk mengambil suatu keputusan. Saat ini, pemerintah tengah menggencarkan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM). UMKM sendiri berpotensi membangun ekonomi nasional yang kuat karena jumlahnya sangat banyak, dan merupakan penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) serta penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia. Namun, para pelaku UMKM sering kali tidak mengimplementasikan dengan melakukan pencatatan akuntansi karena umumnya mereka merasa bahwa pencatatan akuntansi cukup sulit untuk dilakukan dalam sebuah usaha kecil serta memakan uang dan waktu yang cukup banyak. Padahal, pencatatan akuntansi sendiri memiliki dampak yang besar bagi UMKM ke depannya.
Baca selengkapnya...

Tutorial Membuat Data Pesanan Via Pemindahan Barang

15-05-2023 - Dibaca: 7089 kali.
Pemindahan barang adalah suatu proses di mana barang dikirimkan dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Dalam konteks bisnis, pemindahan barang dapat digunakan untuk mengirimkan produk dari gudang ke toko atau dari toko ke pelanggan. Dalam tutorial ini akan membahas cara membuat data pesanan yang akan digunakan untuk pemindahan barang, Data pesanan ini akan berisi informasi tentang produk yang akan dipindahkan, jumlah barang, dan lokasi tujuan pengiriman. Dengan adanya data pesanan yang lengkap dan akurat, proses pemindahan barang dapat dilakukan dengan lebih efisien dan tepat waktu. Fitur membuat data pesanan via pemindahan barang ini cocok untuk bisnis yang mempunyai banyak cabang maupun gudang dan barang-barangnya bergerak dengan cepat ataupun juga barang tersebut diterima sebagian dari jumlah nota tersebut.
Baca selengkapnya...

LANGKAH-LANGKAH MENGEDIT ATAU MERUBAH DATA PRODUK

13-03-2018 - Dibaca: 16172 kali.
Pengubahan/edit produk dilakukan karena ada beberapa faktor seperti nama produk yang dijual tidak sesuai sama yang berada di system. Berikut ini langkah-langkah yang harus dilakukan dalam mengedit suatu produk.
Baca selengkapnya...