Fitur Pick Pack Erzap ERP
Permasalahan yang Dihadapi
Seringkali perusahaan mendapatkan rating buruk oleh pelanggan yang belanja melalui marketplace karna staf salah mengambil barang akibat kemiripan produk yang disimpan berdekatan di rak ataupun kurang pengetahuan tentang barang yang diorder oleh pelanggan.
Sebagai contoh, produk Sepatu Nike Air Max 270 tersedia dalam 6 varian warna dan 5 ukuran — total 30 SKU berbeda yang penampilannya sangat mirip secara fisik. Tanpa panduan picking yang terstruktur, staf mengandalkan ingatan dan tulisan di kertas resi untuk menentukan item yang harus diambil. Kondisi ini sangat rentan terhadap human error, terutama pada jam sibuk atau saat staf baru mulai bekerja.
Kesalahan yang paling sering terjadi meliputi:
- Mengambil varian warna yang berbeda dari yang dipesan
- Mengambil ukuran yang tidak sesuai
- Mengambil produk yang nama produk yang hampir identik
Karena tidak ada mekanisme verifikasi sebelum barang dikemas, kesalahan tersebut baru diketahui setelah paket diterima oleh pelanggan.
Dampak Kerugian yang Ditimbulkan
Setiap kejadian salah ambil barang yang lolos hingga ke tangan pelanggan menimbulkan dampak yang tidak kecil bagi perusahaan.
Dari sisi biaya langsung, perusahaan harus menanggung ongkos kirim retur dari pelanggan, ongkos kirim ulang barang yang benar, serta memberikan kompensasi berupa voucher atau diskon sebagai bentuk permintaan maaf. Total kerugian per satu kejadian retur bisa mencapai ratusan ribu rupiah, belum termasuk waktu kerja tim customer service yang harus menangani komplain tersebut.
Dari sisi reputasi, komplain yang masuk melalui fitur "Ajukan Pengembalian" di marketplace berdampak langsung pada metrik performa toko. Tingkat komplain yang tinggi menurunkan skor toko, mengurangi visibilitas produk di halaman pencarian, dan dalam kasus tertentu dapat memicu penalti dari platform. Contoh jika dalam satu bulan, perusahaan pernah mencatat 11 kasus komplain akibat salah kirim — cukup untuk membuat skor performa toko turun dari bintang 4,8 menjadi 4,5.
Fitur Pick Pack ERZAP ERP
Untuk menangani permasalahan ini, ERZAP ERP telah menghadirkan fitur Pick Pack
Berikut tujuan dari Fitur Pick Pack :
1. Picking yang terarah.
Staf tidak lagi bergantung pada hafalan atau kertas per resi.
2. Verifikasi real-time di titik pengambilan.
Sistem secara otomatis mencocokkan Barcode yang di-scan dengan Produk yang tertera pada list picking. Apabila terjadi ketidaksesuaian — misalnya staf mengambil varian warna yang salah — sistem langsung menampilkan peringatan barang yang diambil tidak sesuai.
3. Quality Control.
Menjaga kualiatas barang, serta memastikan produk yang dikirim ke pelanggan sesuai dengan order.
4. Status Order/Pesanan Jelas.
Sistem akan memberikan informasi Status pada setiap order/pesanan sesuai tahap pengerjaan.Sehingga perusahaan dapat monitoring orderan sudah sampai pada tahap mana.
5. Kualitas Kerja Staf
Sistem secara otomatis menghitung waktu pengerjaan pada tiap-tiap tahapan. Sehingga perusahaan dapat menilai performa staf.
6.Akurasi stok yang terjaga.
Menghindari terjadinya selisih stok akibat item yang tertukar atau tercatat keliru.
Pilihan Alur Pick Pack ERZAP ERP
ERZAP ERP menyediakan beberapa alur sesuai kebutuhan perusahaan :
1. Cetak Resi - Ambil Batch - QC - Packing - Kirim
klik untuk melihat tutorial : Tutorial Alur Pick Pack : Cetak Resi - Ambil Batch - QC - Packing - Kirim
2. Cetak Resi - QC - Packing - Kirim
klik untuk melihat tutorial : Tutorial Alur Pick Pack : Cetak Resi - QC - Packing - Kirim
3. Cetak Resi - Packing - Kirim
klik untuk melihat tutorial : Tutorial Alur Pick Pack : Cetak Resi - Packing - Kirim
4. Cetak Resi - Kirim
klik untuk melihat tutorial : Tutorial Alur Pick Pack : Cetak Resi - Kirim
Sekian penjelasan terkait Fitur Pick Pack ERZAP ERP, untuk pertanyaan lebih lanjut silahkan menghubungi kami pada kontak yang telah disediakan pada halaman ERZAP, Terima Kasih




