Menginputkan Beban Usaha Pada ERZ4P

28-10-2017 13:36:18, Dibaca: 7833




Beban usaha adalah pengeluaran yang biayanya dikeluarkan oleh kantor untuk operasional maupun hal lain. Berikut adalah cara menginputkan beban usaha di ERZ4P.


Membuat / Menginputkan Beban Usaha


Untuk membuat beban usaha yang anda inginkan maka akseslah menu beban, lalu setelah itu inputkan data yang ada, setelah anda selesai membuatnya maka beban usaha yang anda buat tersebut akan ditampilkan pada menu manajemen data yang akan kita bahas pada langkah selanjutnya. Untuk membuat beban usaha maka ikutilah langkah - langkah dibawah ini :
 

  1. Akseslah menu Akunting > Beban > Buat Baru


     
  2. Maka anda akan diarahkan ke halaman 'Beban' kemudian isilah data yang dibutuhkan seperti tanggal, kas / bank, jenis pembayaran, no transaksi ( bila perlu ), dan bukti pembayaran ( bila perlu ). Setelah itu inputkanlah nominal beban pada kolom 'Jumlah' di salah satu list akun beban yang telah didaftarkan.



    Apabila akun beban belum terdaftar maka anda dapat menambahkannya dengan mengklik tombol 'Tambah Akun Beban'



    Ketika anda mengklik tombol tersebut, maka akan muncul pop up baru yaitu 'Tambah Akun Beban', pada menu itu anda dapat memberikan nama beban yang anda inginkan pada kolom 'Nama Akun Beban' lalu pastikan opsi aktifkan telah ditandai setelah itu klik simpan, setelah tersimpan refreshlah halaman 'Beban' tersebut untuk menampilkan akun beban yang telah anda buat.

     

     
  3. Jika nominal beban telah di inputkan pada akun yang di inginkan maka kini saatnya menyimpan data tersebut dengan mengklik ikon berbebentuk disket pada bagian sebelah kiri halaman.


     

Melihat / Edit Beban Usaha yang dibuat


Untuk melihat data beban yang telah dibuat pada waktu sebelumnya anda bisa mengikuti tutorial dibawah ini.

  1. Akseslah menu Akunting > Beban > Manajemen data


     
  2. Setelah itu anda akan dibawa ke halaman 'Daftar Data Beban', menu ini akan menampilkan data beban yang pernah di buat.


     
  3. Apabila  anda kesulitan dalam mencari data beban, anda dapat memanfaatkan kolom pencarian yang terdapat pada bagian sebelah kanan halaman. isilah informasi yang anda butuhkan lalu klik tombol 'Filter' di bagian bawah.


     
  4. Setelah anda mengklik tombol filter maka erzap akan menampilkan data yang anda cari, klik lah 'Edit' untuk merubah informasi data tersebut.

 


Sekian tutorial "Menginputkan Beban Usaha Pada ERZ4P" dari kami dan jika dirasa ada pertanyaan lebih lanjut anda bisa langsung menghubungi kami pada kontak yang telah disediakan pada halaman ERZ4P, Terima Kasih.

Belum dapat bantuan Sistem yang Cerdas? Klik tombol dibawah untuk Registrasi ke Erzap.

Coba Gratis Sekarang!

Ini 8 Fitur ERZAP POS yang Berguna bagi Pemilik Bisnis Retail

26-05-2022 - Dibaca: 4404 kali.
Sistem POS memiliki segudang manfaat bagi bisnis Anda, berikut ini manfaat yang Anda dapat dengan menggunakan fitur-fitur ERZAP POS.
Baca selengkapnya...

Rahasia Pengunjung Ramai: AIDA Model

20-09-2022 - Dibaca: 3595 kali.
AIDA model dapat membantu strategi pemasaran Anda agar dapat sampai ke tahap deal. Lantas, apa itu AIDA Model? Simak penjelasannya di sini.
Baca selengkapnya...

Sinkronisasi GrabMart

21-03-2022 - Dibaca: 10799 kali.
Punya Toko di GrabMart? Sudah pakai Erzap? Good! Kalo begitu anda sudah siap untuk kelola Toko-toko pada GrabMart via Erzap? Check this Tutorial out!
Baca selengkapnya...

Rahasia Penjualan Meningkat melalui Sosial Media

12-06-2022 - Dibaca: 4282 kali.
Ingin produk Anda dikenal masyarakat melalui sosmed? Temukan strateginya agar pemasaran Anda lebih optimal.
Baca selengkapnya...

Tutorial Membuat Permintaan Barang pada ERZAP

27-01-2024 - Dibaca: 6469 kali.
Permintaan Barang adalah pengajuan formal dari suatu departemen atau unit di dalam perusahaan untuk mendapatkan persetujuan pembelian barang atau jasa. Tujuannya adalah menyediakan proses terstuktur dalam permintaan barang atau jasa yang diperlukan oleh suatu bagian atau unit kerja. Dengan mengajukan permintaan ini, organisasi dapat mengontrol pengeluaran, memastikan kebutuhan barang atau jasa terpenuhi, dan memonitor alokasi anggaran.
Baca selengkapnya...