CARA MENGINPUTKAN RESI EKSPEDISI PADA MODUL PENJUALAN

20-04-2018 11:55:57, Dibaca: 21270


Resi merupakan bukti pengiriman yang berasal dari jasa logistik / ekspedisi. Umumnya mencantumkan beberapa informasi terkait pengiriman diantaranya, nama dan alamat tujuan, nama dan alamat pengirim, tanggal pengiriman, isi paket, nilai barang, jenis layanan, ongkos kirim dan lain-lain.

Pada tutorial ini kami akan simulasikan modulnya. Detail langkah-langkahnya adalah :

  1. Membuat faktur penjualan disertai detail pengiriman barang
  2. Menginputkan nomor resi pada invoice penjualan
  3. Melihat laporan rekap beban pada jurnal
     

Berikut ini cara menginputkan resi ekspedisi pada modul penjualan di ERZAP.


MEMBUAT FAKTUR PENJUALAN (BARANG DIKIRIM)


  1. Akseslah menu Penjualan > Faktur Penjualan > Buat baru (centang opsi "barang dikirim")


     
  2. Isikan keterangan pada Popup "Pengiriman Barang", yang akan tampil pada saat anda centang opsinya.


     
  3. Jika anda belum memiliki akun "Ekspedisi", maka anda bisa membuatnya terlebih dahulu dengan cara akses "Data Master > Ekspedisi > Buat Baru".


     
  4. Setelah itu isikan seluruh informasi mengenai transaksi penjualannya seperti biasa kemudian simpan.
     

Tahap pembuatan faktur penjualan dengan opsi barang dikirim telah sukses, maka kita akan melanjutkan ke tahap penginputan "RESI EKSPEDISI".


MENGINPUTKAN NOMOR RESI PADA INVOICE


  1. Akses manajemen data penjualan ( Penjualan > Faktur Penjualan > Manajemen Data )


     
  2. Tentukan No.Faktur yang akan diisikan Resi Ekspedisinya.


     
  3. Isikan No.Resi, Ongkos Kirim, penanggalan jurnalnya. Tentukan Akun Bebannya berikut Kas/Banknya.


     
  4. Maka invoice diatas telah tercatat Resi Ekspedisinya beserta Ongkos Kirim.
     

Transaksi beban atas ongkos kirim invoice diatas akan tercatat pada Laporan Jurnal & Rekap Beban. Untuk detailnya kita dapat melakukan cek sekarang.


MELIHAT LAPORAN REKAP BEBAN & JURNAL


  1.  Untuk melihat laporan rekap pada jurnal, akses menu Akunting > Jurnal > Manajemen Data.


     
  2. Pada halaman ini akan ditampilkan rinciannya sebagai berikut.


     
  3. Data telah tercatat.
     

 


Sekian tutorial 'Cara mengimputkan resi ekspedisi pada modul penjualan' dari kami, dan jika dirasa ada pertanyaan lebih lanjut anda bisa langsung menghubungi kami pada kontak yang telah disediakan pada halaman ERZ4P, Terima Kasih.  

Belum dapat bantuan Sistem yang Cerdas? Klik tombol dibawah untuk Registrasi ke Erzap.

Coba Gratis Sekarang!

Software Manajemen Toko Handphone Multi-Cabang: Kontrol Stok & Profit dengan Erzap ERP

Software Manajemen Toko Handphone Multi-Cabang: Kontrol Stok & Profit dengan Erzap ERP

10-10-2025 - Dibaca: 999 kali.
Software manajemen toko handphone Erzap ERP: kelola stok IMEI/SN, multi-cabang, marketplace, dan laporan keuangan real-time dalam satu sistem.
Baca selengkapnya...
Penerapan ERZ4P Pada Usaha Industri Restoran dengan Mengontrol Stok Bahan

Penerapan ERZ4P Pada Usaha Industri Restoran dengan Mengontrol Stok Bahan

20-01-2018 - Dibaca: 14558 kali.
Berikut adalah langkah - langkah yang harus dilakukan untuk menerapkan ERZ4P pada usaha restoran yang ingin mengontrol jumlah stok bahannya
Baca selengkapnya...

Jenis-jenis Ownership Bisnis: Kelebihan dan Kekurangan Sole Proprietorship, Partnership, dan Corporation

17-12-2022 - Dibaca: 13113 kali.
Pahami kelebihan dan kekurangan tiga jenis ownership bisnis: sole proprietorship, partnership, dan corporation. Panduan lengkap untuk pemilik UKM Indonesia.
Baca selengkapnya...
USP: Pengertian, Fungsi, dan Tips Membuat Unique Selling Proposition

USP: Pengertian, Fungsi, dan Tips Membuat Unique Selling Proposition

10-07-2022 - Dibaca: 5460 kali.
Pelajari apa itu USP (Unique Selling Proposition), fungsinya bagi bisnis, dan tips membuat USP yang efektif untuk memenangkan persaingan pasar.
Baca selengkapnya...
Manajemen Fulfillment Warehouse: Pantau Status Pesanan Real-Time

Manajemen Fulfillment Warehouse: Pantau Status Pesanan Real-Time

12-05-2026 - Dibaca: 330 kali.
Panduan manajemen fulfillment warehouse dengan WMS: monitoring status paking real-time, deteksi bottleneck lebih awal, dan 5 konfigurasi alur kerja fleksibel untuk gudang Anda.
Baca selengkapnya...