CARA MENGINPUTKAN RESI EKSPEDISI PADA MODUL PENJUALAN

20-04-2018 11:55:57, Dibaca: 19892


Resi merupakan bukti pengiriman yang berasal dari jasa logistik / ekspedisi. Umumnya mencantumkan beberapa informasi terkait pengiriman diantaranya, nama dan alamat tujuan, nama dan alamat pengirim, tanggal pengiriman, isi paket, nilai barang, jenis layanan, ongkos kirim dan lain-lain.

Pada tutorial ini kami akan simulasikan modulnya. Detail langkah-langkahnya adalah :

  1. Membuat faktur penjualan disertai detail pengiriman barang
  2. Menginputkan nomor resi pada invoice penjualan
  3. Melihat laporan rekap beban pada jurnal
     

Berikut ini cara menginputkan resi ekspedisi pada modul penjualan di ERZAP.


MEMBUAT FAKTUR PENJUALAN (BARANG DIKIRIM)


  1. Akseslah menu Penjualan > Faktur Penjualan > Buat baru (centang opsi "barang dikirim")


     
  2. Isikan keterangan pada Popup "Pengiriman Barang", yang akan tampil pada saat anda centang opsinya.


     
  3. Jika anda belum memiliki akun "Ekspedisi", maka anda bisa membuatnya terlebih dahulu dengan cara akses "Data Master > Ekspedisi > Buat Baru".


     
  4. Setelah itu isikan seluruh informasi mengenai transaksi penjualannya seperti biasa kemudian simpan.
     

Tahap pembuatan faktur penjualan dengan opsi barang dikirim telah sukses, maka kita akan melanjutkan ke tahap penginputan "RESI EKSPEDISI".


MENGINPUTKAN NOMOR RESI PADA INVOICE


  1. Akses manajemen data penjualan ( Penjualan > Faktur Penjualan > Manajemen Data )


     
  2. Tentukan No.Faktur yang akan diisikan Resi Ekspedisinya.


     
  3. Isikan No.Resi, Ongkos Kirim, penanggalan jurnalnya. Tentukan Akun Bebannya berikut Kas/Banknya.


     
  4. Maka invoice diatas telah tercatat Resi Ekspedisinya beserta Ongkos Kirim.
     

Transaksi beban atas ongkos kirim invoice diatas akan tercatat pada Laporan Jurnal & Rekap Beban. Untuk detailnya kita dapat melakukan cek sekarang.


MELIHAT LAPORAN REKAP BEBAN & JURNAL


  1.  Untuk melihat laporan rekap pada jurnal, akses menu Akunting > Jurnal > Manajemen Data.


     
  2. Pada halaman ini akan ditampilkan rinciannya sebagai berikut.


     
  3. Data telah tercatat.
     

 


Sekian tutorial 'Cara mengimputkan resi ekspedisi pada modul penjualan' dari kami, dan jika dirasa ada pertanyaan lebih lanjut anda bisa langsung menghubungi kami pada kontak yang telah disediakan pada halaman ERZ4P, Terima Kasih.  

Belum dapat bantuan Sistem yang Cerdas? Klik tombol dibawah untuk Registrasi ke Erzap.

Coba Gratis Sekarang!

Tutorial Instalasi Driver Printer Ethernet

06-09-2017 - Dibaca: 12324 kali.
Memasang driver printer yang menggunakan kabel Ethernet memang berbeda dari yang biasanya, oleh karena itu anda dapat mengikuti tutorial dibawah ini yang meliputi.
Baca selengkapnya...

Penarikan Prive pada Erzap

03-08-2020 - Dibaca: 7480 kali.
Prive adalah pengambilan dana dari owner/investor dari perusahaan yang mereka miliki/invest yang akan digunakan untuk kebutuhan pribadi. Penarikan Prive ini akan mengakibatkan pengurangan pada nilai Modal Awal Erzap dengan Modul Pembukuannya, mendukung pencatatan Penarikan Prive. Pada Tutorial kali ini akan membahas cara menginputkan transaksi Penarikan Prive
Baca selengkapnya...

CARA MENAMBAHKAN NO.REKENING DI TAGIHAN INVOICE

26-03-2018 - Dibaca: 16329 kali.
Invoice/Faktur penjualan atau lebih dikenal dgn invoice merupakan sebuah dokumen yg dipakai sebagai dokumen pernyataan tagihan yg wajib dibayar oleh customer. Pada umunnya para pengusaha lebih mengenalnya dgn BON
Baca selengkapnya...

Tutorial Penggunaan Sistem Multi Kasir pada ERZAP

21-09-2018 - Dibaca: 10924 kali.
Kini Erzap dapat mengelola kasir dalam jumlah banyak (multi-kasir) simak artikel berikut untuk tutorialnya
Baca selengkapnya...

Tutorial Aset Jual

25-07-2020 - Dibaca: 9850 kali.
Kini Erzap telah merilis update berupa fitur Aset Jual, dimana pada fitur ini, anda dapat melakukan Penghapusan/Penjualan atas Aset Tetap yang sebelumnya sudah tercatat pada Sistem. Proses Penjualan Aset ini terbilang cukup singkat karena memiliki kemiripan dengan proses Penjualan Produk pada Faktur Penjualan, namun perbedaanya terletak pada Akun yang terpengaruh atas penjualan Aset tersebut pada Laporan Neraca dan Laba Rugi
Baca selengkapnya...