CARA MENGINPUTKAN RESI EKSPEDISI PADA MODUL PENJUALAN

20-04-2018 11:55:57, Dibaca: 21834


Resi merupakan bukti pengiriman yang berasal dari jasa logistik / ekspedisi. Umumnya mencantumkan beberapa informasi terkait pengiriman diantaranya, nama dan alamat tujuan, nama dan alamat pengirim, tanggal pengiriman, isi paket, nilai barang, jenis layanan, ongkos kirim dan lain-lain.

Pada tutorial ini kami akan simulasikan modulnya. Detail langkah-langkahnya adalah :

  1. Membuat faktur penjualan disertai detail pengiriman barang
  2. Menginputkan nomor resi pada invoice penjualan
  3. Melihat laporan rekap beban pada jurnal
     

Berikut ini cara menginputkan resi ekspedisi pada modul penjualan di ERZAP.


MEMBUAT FAKTUR PENJUALAN (BARANG DIKIRIM)


  1. Akseslah menu Penjualan > Faktur Penjualan > Buat baru (centang opsi "barang dikirim")


     
  2. Isikan keterangan pada Popup "Pengiriman Barang", yang akan tampil pada saat anda centang opsinya.


     
  3. Jika anda belum memiliki akun "Ekspedisi", maka anda bisa membuatnya terlebih dahulu dengan cara akses "Data Master > Ekspedisi > Buat Baru".


     
  4. Setelah itu isikan seluruh informasi mengenai transaksi penjualannya seperti biasa kemudian simpan.
     

Tahap pembuatan faktur penjualan dengan opsi barang dikirim telah sukses, maka kita akan melanjutkan ke tahap penginputan "RESI EKSPEDISI".


MENGINPUTKAN NOMOR RESI PADA INVOICE


  1. Akses manajemen data penjualan ( Penjualan > Faktur Penjualan > Manajemen Data )


     
  2. Tentukan No.Faktur yang akan diisikan Resi Ekspedisinya.


     
  3. Isikan No.Resi, Ongkos Kirim, penanggalan jurnalnya. Tentukan Akun Bebannya berikut Kas/Banknya.


     
  4. Maka invoice diatas telah tercatat Resi Ekspedisinya beserta Ongkos Kirim.
     

Transaksi beban atas ongkos kirim invoice diatas akan tercatat pada Laporan Jurnal & Rekap Beban. Untuk detailnya kita dapat melakukan cek sekarang.


MELIHAT LAPORAN REKAP BEBAN & JURNAL


  1.  Untuk melihat laporan rekap pada jurnal, akses menu Akunting > Jurnal > Manajemen Data.


     
  2. Pada halaman ini akan ditampilkan rinciannya sebagai berikut.


     
  3. Data telah tercatat.
     

 


Sekian tutorial 'Cara mengimputkan resi ekspedisi pada modul penjualan' dari kami, dan jika dirasa ada pertanyaan lebih lanjut anda bisa langsung menghubungi kami pada kontak yang telah disediakan pada halaman ERZ4P, Terima Kasih.  

Belum dapat bantuan Sistem yang Cerdas? Klik tombol dibawah untuk Registrasi ke Erzap.

Coba Gratis Sekarang!

Manajemen Piutang Usaha ERP: Dari Manual ke Real-Time Monitoring

Manajemen Piutang Usaha ERP: Dari Manual ke Real-Time Monitoring

02-05-2026 - Dibaca: 549 kali.
Piutang menumpuk sulit dilacak? Pelajari cara manajemen piutang usaha ERP membantu tim finance memantau tagihan kredit secara real-time dan otomatis.
Baca selengkapnya...
Panduan Lengkap Fitur Promosi di Erzap: Buat, Kelola, dan Aktifkan Promo

Panduan Lengkap Fitur Promosi di Erzap: Buat, Kelola, dan Aktifkan Promo

08-05-2024 - Dibaca: 727 kali.
Panduan lengkap membuat dan mengelola promosi di Erzap. Pelajari cara membuat promo, atur periode, outlet, dan aktifkan otomatis di POS Web/Android.
Baca selengkapnya...
UMKM Digital Indonesia: Transformasi, Tahapan, dan Ekosistem Bisnis Online

UMKM Digital Indonesia: Transformasi, Tahapan, dan Ekosistem Bisnis Online

25-04-2026 - Dibaca: 534 kali.
Panduan lengkap UMKM digital Indonesia: klasifikasi, tahapan digitalisasi, program pemerintah, tantangan, dan ekosistem bisnis online untuk berkembang.
Baca selengkapnya...

Relevansi Akuntansi dengan Bisnis: Fungsi, Manfaat, dan Cara Otomatisasinya

03-09-2022 - Dibaca: 4714 kali.
Pelajari relevansi akuntansi dalam bisnis: fungsi, manfaat, dan cara otomatisasi laporan keuangan dengan sistem ERP untuk UKM Indonesia.
Baca selengkapnya...
Sistem Batch Number ERP: Cara Kerja, FIFO Otomatis, dan Traceability Lot

Sistem Batch Number ERP: Cara Kerja, FIFO Otomatis, dan Traceability Lot

20-05-2026 - Dibaca: 548 kali.
Pelajari cara kerja sistem batch number di ERP: tracking lot, FIFO otomatis, peringatan expired, dan traceability sesuai BPOM untuk bisnis produk kadaluarsa.
Baca selengkapnya...