Penerapan Metode Tukar Tambah pada ERZ4P

12-11-2018 11:32:11, Dibaca: 4457

Beberapa penjualan mungkin terjadi ketidakcocokan antara customer dengan produk. Mungkin karena customer berubah pikiran tentang barang yang dibelinya atau karena barang tersebut nyatanya rusak dan tidak cocok dengan kehendak customer anda. Dan satu solusinya adalah dengan meretur barang. Tetapi, prosedur Retur digunakan mengembalikan barang yang sudah dibeli customer ke pihak toko/outlet. Nah, bagaimana bila customer ingin mengembalikan barang yang dibeli dan membeli barang baru yang harga nya lebih tinggi dari barang yang dikembalikan ??

Tentu saja, metode tersebut dinamakan dengan Tukar Tambah dan metode ini dapat diterapkan pada ERZAP. Simak Tutorial berikut untuk mengetahui prosedur Tukar Tambah pada ERZAP

 

Tutorial ini dibagi menjadi beberapa tahap, yaitu ;

A. Penjualan Produk 

B. Retur Produk Tanpa Pengembalian Biaya

C. Penjualan Produk dengan Penerapan Tukar Tambah

 


A. Penjualan Produk


Kami akan menjual dua buah produk dan akan meretur salah satu dari produk tersebut.  Pertama kami akan menjual produk-produk tersebut lewat Faktur Penjualan (Anda juga dapat melakukan penjualan lewat POS)

1. Akses Penjualan > Faktur Penjualan > Buat Baru

2. Inputkan Produk pada Daftar Barang. Kami akan menginputkan dua buah produk sebagai contoh, yaitu Baju Kemeja L dan Baju Kemeja M

3. Proses penjualan dengan mengklik Ikon Disket pada bagian kiri. 


B. Retur Produk Tanpa Pengembalian Biaya


Bila anda melakukan Retur untuk Tukar Tambah, maka anda diharuskan untuk melakukan Retur Produk tanpa Pengembalian Biaya. Retur ini dilakukan agar uang pada kas anda tidak berkurang dikarenakan pengembalian barang. Berikut adalah langkah-langkahnya.

1. Akses Penjualan > Retur Penjualan > Buat Baru

2. Masukan No Faktur, Anda juga dapat mengklik Ikon List disebelah Kolom Input No Faktur untuk menampilkan List Faktur dari Penjualan yang sudah dilakukan.

3. Pilih salah satu Faktur dari List Faktur yang hendak di Retur. Kami memilih Faktur Penjualan Baju Kemeja yang baru saja kami lakukan sebelumnya sebagai contoh.

4. Pilih Alasan Retur. Klik Tanda Panah untuk meng-expand Opsi.

5. Pada Kolom Jumlah Retur, Klik jumlah barang yang ingin di Retur. Barang yang kami retur disini adalah Baju Kemeja M sebanyak satu buah.

6. Perhatikan pada tahap ini. Pada Kolom Potongan Penjualan, Inputkan jumlah dari harga barang yang diretur. Dengan menginputkan nominal pada kolom ini, Uang tidak akan kembali ke customer anda, melainkan tetap berada pada Kas anda.

Contoh : Barang yang kami Retur adalah Baju Kemeja M, Barang ini memliki harga sebesar Rp. 100000. Jadi pada kolom tersebut kami menginputkan potongan sebesar seratus ribu rupiah.

7. Pilih Akun Kas dan Jenis Pembayaran.

8. Proses Retur dengan megklik Ikon DIsket


C. Penjualan Produk dengan Penerapan Tukar Tambah


Setelah Produk diretur, Anda dapat menjual produk lain yang harganya lebih tinggi daripada produk yang dikembalikan. Karena ini adalah Tukar Tambah, maka cusiomer cukup hanya membayar sesuai dengan selisih harga dari produk yang dikembalikan dengan produk yang hendak dibeli.

Simak Langkah-langkah berikut :

1. Akses kembali Penjualan > Faktur Penjualan > Buat Baru

2. Inputkan produk yang ingin dijual pada Daftar Barang. Kami menggunakan produk Baju Koko Black Panther sebagai contoh. Produk ini memiliki harga sebesar tiga ratus ribu rupiah.

3. Inputkan Potongan sesuai dengan harga produk yang diretur sebelumnya.

Contoh :

Kami meretur Baju Kemeja M dengan harga sebesar Rp.100000

Dengan ini, Penjualan Baju Koko Black Panther diberi potongan sebesar Rp.100000

4. Proses Penjualan dengan mengklik Ikon Disket.

5. Anda dapat melihat detail Transaksi Kas dari Penjualan yang sudah dilakukan pada Akunting > Lihat Saldo

 

 

Sekian tutorial  " Penggunaan Fitur Harga Jual Minimum  " dari kami, dan jika dirasa ada pertanyaan lebih lanjut anda bisa langsung menghubungi kami pada kontak yang telah disediakan pada halaman ERZ4P, Terima Kasih.

Belum punya akun ERZ4P ? daftarkan usaha anda sekarang juga.


 

 

 

Implementasi ERZ4P pada Barber Shop

29-06-2018 - Dibaca: 6491 kali.
Pada tutorial ini kami akan membahas penerapan ERZ4P pada Barber Shop dengan menggunakan data produk berupa jasa (tanpa stok), disertai data produk non jasa atau produk yang menggunakan stok.
Baca selengkapnya...

Tutorial Cetak Barcode Produk Dengan Erzap Label Designer

15-08-2022 - Dibaca: 7062 kali.
Inovasi dari Erzap yaitu fitur Erzap Label Designer untuk mencetak/print label produk. Fitur ini akan sangat membantu Anda dalam mencetak label produk, prosesnya cepat dan tampilannya mudah dipahami.
Baca selengkapnya...

Stock Opnam Dengan Metode Formulir

08-11-2017 - Dibaca: 27036 kali.
Stock Opnam adalah kegiatan penghitungan barang secara fisik atas persediaan barang yang telah tercatat di Erzap.
Baca selengkapnya...

Pendistribusian Minyak Kutus-Kutus dengan Sistem Erzap

03-10-2018 - Dibaca: 7529 kali.
Tanpa kehadiran distributor, outlet outlet anda pasti akan sulit untuk melakukan pengadaan barang, karena distributor adalah jembatan penghubung antara usaha anda dan pabrik. Menjadi distributor bukan hal yang mudah untuk dilakukan, terutama di bagian pendataan dan pembukuan. Anda memerlukan sebuah sistem untuk menghandle pendataan dari segala kegiatan yang ada seperti pengadaan, penjualan, monitoring stok, dan pembukuan. Tetapi dengan menggunakan Sistem ERZAP, Distributor tidak perlu risau, karena dengan penerapan Sistem ERZAP dapat mempermudah anda dalam melakukan pendataan kegiatan tersebut
Baca selengkapnya...

Sinkronisasi GrabMart

21-03-2022 - Dibaca: 5011 kali.
Punya Toko di GrabMart? Sudah pakai Erzap? Good! Kalo begitu anda sudah siap untuk kelola Toko-toko pada GrabMart via Erzap? Check this Tutorial out!
Baca selengkapnya...

Penerapan Metode Tukar Tambah pada ERZ4P - ERZAP - SISTEM ERP TERINTEGRASI

Tukar Tambah Erzap

Beberapa penjualan mungkin terjadi ketidakcocokan antara customer dengan produk. Mungkin karena customer berubah pikiran tentang barang yang dibelinya atau karena barang tersebut nyatanya rusak dan tidak cocok dengan kehendak customer anda. Dan satu solusinya adalah dengan meretur barang. Tetapi, prosedur Retur digunakan mengembalikan barang yang sudah dibeli customer ke pihak toko/outlet. Nah, bagaimana bila customer ingin mengembalikan barang yang dibeli dan membeli barang baru yang harga nya lebih tinggi dari barang yang dikembalikan ??