Kas Masuk & Kas Keluar

08-08-2020 11:43:56, Dibaca: 17200


Kas adalah aset keuangan perusahaan yang digunakan untuk kegiatan operasional perusahaan tersebut. Kas adalah alat pembayaran yang dapat digunakan secara bebas untuk membiayai kegiatan entitas. Umumnya nominal kas bertambah dan berkurang akibat penjualan atau pembelian pada perusahaan. Namun, ada kondisi dimana kas mengalami pertambahan maupun pengurangan nilai akibat kebutuhan diluar perusahaan.

Untuk pencatatan terkait pertambahan atau pengurangan nilai Kas, Erzap memiliki Fitur Kas Masuk dan Kas Keluar yang memungkinkan pengguna untuk memberi pertambahan nilai maupun pengurangan nilai Kas secara langsung.

Bagaimana cara kerja Kas Masuk dan Kas Keluar pada Erzap ? Bagaimana cara penggunaannya ? 
Simak Tutorial ini untuk mempelajari detail Kas Masuk dan Kas Keluar 

Tutorial ini dibagi menjadi dua bagan yaitu:

A. Menginputkan Kas Masuk

B. Menginputkan Kas Keluar

 


A. Menginputkan Kas Masuk


Kas masuk adalah kondisi dimana perusahaan memperoleh kas dari luar kegiatan perusahaan. 

 PENTING ! 

  • Kapan Menggunakan Kas Masuk ?

Kas Masuk selalu digunakan pada saat awal penggunaan Sistem untuk mengisi nilai dari masing-masing akun Kas yang masih kosong.
Kas Masuk juga dapat digunakan ketika perusahaan menerima sejumlah nominal yang didapat dari kegiatan diluar perusahaan.

  • Aktifitas Kas Masuk tidak mempengaruhi dan tidak tergolong Laba, karena aktifitas ini mempengaruhi nilai Modal Awal secara langsung.
  • Dihimbau untuk tidak menggunakan Kas Masuk untuk menyesuaikan Nilai Kas Sistem dan Nilai Kas pada kenyataan dengan alasan agar kas menjadi balance.

Berikut langkah-langkah untuk menginputkan Kas Masuk :

1. Akses Akunting > Transaksi Kas > Kas Masuk

2. Akan muncul laman Transaksi Kas Masuk. Isi informasi pada kolom-kolom yang disediakan.

3. Pilih Outlet.

4. Setelah Outlet terpilih, maka Akun Kas pada outlet tersebut akan muncul pada Tabel Saldo
NOTE : Akun Kas yang belum pernah digunakan dalam transaksi tidak akan muncul pada tabel ini.

5. Inputkan tanggal transaksi.

6. Pilih Kas yang hendak ditambahkan nilainya.

7. Inputkan jumlah nominal pada kolom Saldo.

8. Terakhir, klik ikon Disket untuk menyimpan Transaksi

9. Erzap akan mencatat jurnal secara otomatis terkait Transaksi Kas Masuk

 


B. Menginputkan Kas Keluar


Kas keluar adalah kondisi dimana perusahaan mengeluarkan sejumlah nominal kas untuk biaya di luar kegiatan perusahaan.

 PENTING ! 

  • Kapan Menggunakan Kas Keluar ?

Kas Keluar digunakan ketika perusahaan mengeluarkan sejumlah nominal untuk keperluan/biaya diluar kegiatan perusahaan.

  • Aktifitas Kas Keluar tidak mempengaruhi dan tidak tergolong Beban, karena aktifitas ini mempengaruhi nilai Modal Awal secara langsung.
  • Dihimbau untuk tidak menggunakan Kas Keluar untuk menyesuaikan Nilai Kas Sistem dan Nilai Kas pada kenyataan dengan alasan agar kas menjadi balance.

Berikut langkah-langkah untuk menginputkan Kas Keluar :

1. Akses Akunting > Transaksi > Kas Keluar

2. Akan muncul laman Transaksi Kas Masuk. Isi informasi pada kolom-kolom yang disediakan.

3. Pilih Outlet

4. Setelah Outlet terpilih, maka Akun Kas pada outlet tersebut akan muncul pada Tabel Saldo
NOTE : Akun Kas yang belum pernah digunakan dalam transaksi tidak akan muncul pada tabel ini.

5. Inputkan Tanggal transaksi

6. Pilih Kas yang mengalami pengurangan nominal.

7. Input nominal nilai kas yang dikeluarkan pada kolom Saldo

8. klik Ikon Disket untuk menyimpan Transaksi.

9. Setelah tesimpan, Erzap akan otomatis menerbitkan Jurnal terkait Transaksi Kas Keluar


Sekian tutorial Kas Masuk & Kas Keluar dari kami dan jika dirasa ada pertanyaan lebih lanjut anda bisa langsung menghubungi kami pada kontak yang telah disediakan pada halaman ERZAP, Terima Kasih.

Belum punya akun ERZAP ? daftarkan usaha anda sekarang juga.


 

 

Ternyata Ini 4 Sektor Industri Manufaktur Paling Menjanjikan di Indonesia

Ternyata Ini 4 Sektor Industri Manufaktur Paling Menjanjikan di Indonesia

28-04-2022 - Dibaca: 18078 kali.
Apa saja industri bisnis manufaktur yang menjanjikan di Indonesia? Simak 4 sektor industri yang dapat Anda coba!
Baca selengkapnya...
Laporan Absensi Karyawan Harian ERP: Panduan Lengkap untuk HRD

Laporan Absensi Karyawan Harian ERP: Panduan Lengkap untuk HRD

26-04-2026 - Dibaca: 14 kali.
Panduan membuat laporan absensi karyawan harian dengan ERP Erzap — rekap presensi, kegiatan, meeting otomatis. Solusi digital untuk HRD UKM Indonesia.
Baca selengkapnya...
Modul Servis Elektronik Erzap

Modul Servis Elektronik Erzap

23-08-2021 - Dibaca: 13133 kali.
Erzap menyediakan Modul Servis Elektronik untuk anda pelaku usaha yang bergerak di bidang jasa servis elektronik. Dengan modul ini, anda dapat mengelola penerimaan, pelacakan, dan pengerjaan servis elektronik anda dengan rapi dan akurat.
Baca selengkapnya...

Monitoring Performa Aplikasi ERP: Cara Deteksi Halaman Lambat

01-06-2026 - Dibaca: 84 kali.
Pelajari cara monitoring performa aplikasi ERP dan deteksi halaman lambat sebelum jadi keluhan. Panduan lengkap dengan laporan Slow Pages Erzap.
Baca selengkapnya...
Tutorial Purchase Order (PO) pada ERZAP

Tutorial Purchase Order (PO) pada ERZAP

19-11-2019 - Dibaca: 15436 kali.
Dalam Bisnis yang terbilang menengah keatas, pencatatan PO bisa menjadi kegiatan yag krusial. Karena pada pasalnya, pencatatan PO pada Bisnis anda akan menentukan persediaan penjualan untuk waktu mendatang. Ribuan jumlah barang dan ratusan jenis barang dapat menyita waktu bila dikerjakan secara manual tanpa bantuan Sistem, ditambah lagi dokumen fisik yang berisi informasi PO rentan tidak terarsip dengan baik. Untuk meningkatkan efisiensi kerja, ERZAP menyediakan fitur PO yang dapat membantu pencatatan pemesanan barang dari Supplier. Bagaimana cara kerja dan penggunaan fitur tersebut akan kami bahas pada Tutorial berikut. 
Baca selengkapnya...