Tahapan Produksi Bisnis Manufaktur

12-04-2022 13:46:04, Dibaca: 8269

TAHAPAN PRODUKSI BISNIS MANUFAKTUR

PROSES PRODUKSI

Melansir dari Indeed, Proses Produksi adalah proses penggunaan sumber daya mencakup sumber daya manusia, modal, bahan baku, dan aset lainnya dalam pembuatan suatu produk untuk konsumen. Proses produksi biasanya ada pada bisnis manufaktur. Klasifikasi proses produksi menurut Woodward terbagi menjadi 3 (Woodward’s Classification Based on System of Production), yakni:

  1. Group I: Small-batch & unit production
  2. Group II: Large-batch & mass production
  3. Group III: Continuous process production

Baca juga 5 Ide Bisnis di Bulan Puasa

TAHAPAN PROSES PRODUKSI PADA UMUMNYA

A. Planning and Concepting

Tahapan awal dalam sebuah proses produksi adalah perencaan dan pembuatan konsep produk. Proses ini dibutuhkan untuk mengetahui biaya dan arah produksi agar perusahaan dapat mengukur kemampuannya dan mempersiapkan segala kebutuhan sehingga dapat meminimalisir terhambatnya proses produksi nantinya. Pada proses ini pula ditentukan jadwal produksi, siapa yang bertanggung jawab terhadap produksi tersebut dan seperti apa hasil yang diharapkan.

B. Research and Development

Tim produksi biasanya akan bekerja sama dengan Tim R&D untuk melakukan riset pasar dan pengembangan produk karena kunci kesuksesan sebuah produk adalah dapat menjawab kebutuhan konsumen. Oleh sebab itu, dibutuhkan penelitian terlebih dahulu untuk melihat produk apa yang dibutuhkan dan diinginkan konsumen agar kepuasan konsumen dapat tercapai dan menghasilkan positive WOM (Word of Mouth).

C. Product Protoypes and Design

Setelah melakukan perencanaan dan riset, tahapan selanjutnya adalah melakukan desain produk baik secara tradisional maupun digital. Penggunaan teknologi pada desain ini adalah membuat design berbentuk 3D sehingga perusahaan memiliki gambaran utuh atas tampilan produk sebelum melakukan proses produksi. Dalam proses ini, dapat dilihat celah kesalahan dan kegagalan yang mungkin terjadi sehingga bisa dihindari nantinya.

D. Prototype Testing

Tahapan ini dilakukan setelah desain produk sudah final. Pengujian prototipe diperlukan untuk melihat kinerja produk secara nyata sebelum produksi massal. Pada masa pengujian ini, proses produksi hanya dilakukan dalam skala kecil. Proses ini perlu dilakukan agar ketika ada yang perlu dibenahi dari sebuah produk, biaya yang dikeluarkan tidak sebesar jika produksi massal telah dilakukan.

E. Mass Production

Setelah uji prototipe dirasa berhasil, saatnya melakukan produksi berskala besar. Setelah produksi akhir dilakukan dan produk sudah didistribusikan kepada konsumen, perusahaan kemudian melakukan evaluasi produk setiap periode tertentu yang berfungsi sebagai acuan untuk pengembangan dan inovasi produk.

 

Sekalipun sudah dilakukan perencanaan yang matang, kesalahan ataupun masalah mungkin saja terjadi selama proses produksi yang panjang. Oleh sebab itu, perusahaan perlu mempertimbangkan penggunaan sistem ERP untuk meminimalisir kendala tersebut. ERZAP menyediakan Modul Produksi yang dapat membantu Anda dalam mengatur data produksi. Berikut ini rincian pembahasannya.

MODUL PRODUKSI ERZAP

Modul Produksi ERZAP dapat Anda akses pada menu Inventori. Data produksi yang sudah Anda buat di ERZAP dapat Anda download ke Excel maupun PDF. Selain itu, data tersebut juga dapat Anda kirim via email. Modul Produksi akan membantu Anda dalam proses produksi dan perhitungan HPP. Nilai HPP dari seluruh bahan yang digunakan akan terlihat dengan menggunakan modul produksi.

ERZAP memiliki fitur BOM (Bill of Materials) pada Modul Produksi, Anda dapat mengecek daftar kebutuhan bahan di menu BOM ini setelah menambahkan daftar bahan dan data produk di data master. Fitur ini akan memudahkan Anda dalam proses produksi karena daftar bahan dan hasil produksi akan otomatis muncul di bagian proses Produksi. Jika Anda pemilik bisnis F&B dan memiliki Paket Menu tertentu, kami juga memiliki fitur Produk Berupa Paket/Menu sehingga stok bahan di sistem akan berkurang dengan sendirinya setiap ada penjualan. Untuk mengetahui lebih lanjut tutorial tentang Menu Produksi ERZAP, klik di sini.

 

Free Trial 14 Hari tanpa Kartu Kredit

PROSEDUR MELAKUKAN RETUR PEMBELIAN & RETUR PENJUALAN PADA TOKO HANDPHONE DAN ELEKTRONIK

12-02-2018 - Dibaca: 104561 kali.
dalam akuntansi terdiri dari beberapa hal dan salah satunya adalah retur pembelian. Jual beli barang dagangan tidak selamanya berjalan dengan mulus. dalam kondisi tertentu biasanya ada saja barang yang rusak sehingga pembeli pasti akan mengembalikan barang yang telah dibelinya
Baca selengkapnya...

Implementasi Pencatatan Pembayaran Pajak Penghasilan (PPh) Berdasarkan PP 55 – Tarif 0,5% Dari Omset Bruto

13-03-2026 - Dibaca: 262 kali.
Bagi perusahaan yang menggunakan skema PPh Final berdasarkan PP 55, Pajak Penghasilan dihitung sebesar 0,5% dari total omzet bruto setiap bulan. Dalam praktik akuntansi, beban pajak harus diakui pada periode yang sama dengan omzetnya, agar laporan laba rugi mencerminkan kondisi yang sebenarnya.
Baca selengkapnya...

Relevansi Akuntansi Dengan Bisnis

03-09-2022 - Dibaca: 3503 kali.
Akuntansi merupakan sebuah teknik untuk mengelola informasi keuangan. Informasi berupa transaksi-transaksi di sebuah perusahaan. Sehingga, diperlukan teknik khusus dalam mengelola transaksi-transaksi keuangan ini. Setiap perusahaan atau pebisnis menginginkan usaha atau bisnisnya mengalami perkembangan. Saat ini di Indonesia perkembangan dunia bisnis semakin pesat. Pesatnya perkembangan didunia bisnis membuat berbagai macam cabang ilmu memainkan peranannya.
Baca selengkapnya...

Program Loyalitas Erzap : Poin Pelanggan

28-09-2018 - Dibaca: 11589 kali.
Fitur Poin Pelanggan adalah sebuah program loyalitas untuk membuat anda membuat pelanggan anda tetap setia berbelanja di outlet anda. Dengan adanya fitur baru ini pada Erzap, Anda dapat menerapkan sebuah sistem pengumpulan poin setiap kali pelanggan anda melakukan transaksi dan pelanggan anda dapat menggunakan poin tersebut untuk ditukarkan atau dibelanjakan dengan produk anda
Baca selengkapnya...

Cara Import Data Produk pada Timbangan Digital Digi SM-100 dengan LabelNet

16-12-2024 - Dibaca: 5695 kali.
Sebelum dapat digunakan untuk mencetak label barcode yang dapat dibaca oleh sistem Erzap ERP, data produk harus di import terlebih dahulu ke mesin timbangan digital. Berikut adalah tutorial import data produk pada timbangan digital Digi SM-100 dengan menggunakan program LabelNet.
Baca selengkapnya...