Tahapan Produksi Bisnis Manufaktur

12-04-2022 13:46:04, Dibaca: 9637

PROSES PRODUKSI

Melansir dari Indeed, Proses Produksi adalah proses penggunaan sumber daya mencakup sumber daya manusia, modal, bahan baku, dan aset lainnya dalam pembuatan suatu produk untuk konsumen. Proses produksi biasanya ada pada bisnis manufaktur. Klasifikasi proses produksi menurut Woodward terbagi menjadi 3 (Woodward’s Classification Based on System of Production), yakni:

  1. Group I: Small-batch & unit production
  2. Group II: Large-batch & mass production
  3. Group III: Continuous process production

Baca juga 5 Ide Bisnis di Bulan Puasa

TAHAPAN PROSES PRODUKSI PADA UMUMNYA

A. Planning and Concepting

Tahapan awal dalam sebuah proses produksi adalah perencaan dan pembuatan konsep produk. Proses ini dibutuhkan untuk mengetahui biaya dan arah produksi agar perusahaan dapat mengukur kemampuannya dan mempersiapkan segala kebutuhan sehingga dapat meminimalisir terhambatnya proses produksi nantinya. Pada proses ini pula ditentukan jadwal produksi, siapa yang bertanggung jawab terhadap produksi tersebut dan seperti apa hasil yang diharapkan.

B. Research and Development

Tim produksi biasanya akan bekerja sama dengan Tim R&D untuk melakukan riset pasar dan pengembangan produk karena kunci kesuksesan sebuah produk adalah dapat menjawab kebutuhan konsumen. Oleh sebab itu, dibutuhkan penelitian terlebih dahulu untuk melihat produk apa yang dibutuhkan dan diinginkan konsumen agar kepuasan konsumen dapat tercapai dan menghasilkan positive WOM (Word of Mouth).

C. Product Protoypes and Design

Setelah melakukan perencanaan dan riset, tahapan selanjutnya adalah melakukan desain produk baik secara tradisional maupun digital. Penggunaan teknologi pada desain ini adalah membuat design berbentuk 3D sehingga perusahaan memiliki gambaran utuh atas tampilan produk sebelum melakukan proses produksi. Dalam proses ini, dapat dilihat celah kesalahan dan kegagalan yang mungkin terjadi sehingga bisa dihindari nantinya.

D. Prototype Testing

Tahapan ini dilakukan setelah desain produk sudah final. Pengujian prototipe diperlukan untuk melihat kinerja produk secara nyata sebelum produksi massal. Pada masa pengujian ini, proses produksi hanya dilakukan dalam skala kecil. Proses ini perlu dilakukan agar ketika ada yang perlu dibenahi dari sebuah produk, biaya yang dikeluarkan tidak sebesar jika produksi massal telah dilakukan.

E. Mass Production

Setelah uji prototipe dirasa berhasil, saatnya melakukan produksi berskala besar. Setelah produksi akhir dilakukan dan produk sudah didistribusikan kepada konsumen, perusahaan kemudian melakukan evaluasi produk setiap periode tertentu yang berfungsi sebagai acuan untuk pengembangan dan inovasi produk.

 

Sekalipun sudah dilakukan perencanaan yang matang, kesalahan ataupun masalah mungkin saja terjadi selama proses produksi yang panjang. Oleh sebab itu, perusahaan perlu mempertimbangkan penggunaan sistem ERP untuk meminimalisir kendala tersebut. ERZAP menyediakan Modul Produksi yang dapat membantu Anda dalam mengatur data produksi. Berikut ini rincian pembahasannya.

MODUL PRODUKSI ERZAP

Modul Produksi ERZAP dapat Anda akses pada menu Inventori. Data produksi yang sudah Anda buat di ERZAP dapat Anda download ke Excel maupun PDF. Selain itu, data tersebut juga dapat Anda kirim via email. Modul Produksi akan membantu Anda dalam proses produksi dan perhitungan HPP. Nilai HPP dari seluruh bahan yang digunakan akan terlihat dengan menggunakan modul produksi.

ERZAP memiliki fitur BOM (Bill of Materials) pada Modul Produksi, Anda dapat mengecek daftar kebutuhan bahan di menu BOM ini setelah menambahkan daftar bahan dan data produk di data master. Fitur ini akan memudahkan Anda dalam proses produksi karena daftar bahan dan hasil produksi akan otomatis muncul di bagian proses Produksi. Jika Anda pemilik bisnis F&B dan memiliki Paket Menu tertentu, kami juga memiliki fitur Produk Berupa Paket/Menu sehingga stok bahan di sistem akan berkurang dengan sendirinya setiap ada penjualan. Untuk mengetahui lebih lanjut tutorial tentang Menu Produksi ERZAP, klik di sini.

 

Free Trial 14 Hari tanpa Kartu Kredit

Sistem Permintaan Barang ERP: Kenapa Chat Tidak Cukup?

Sistem Permintaan Barang ERP: Kenapa Chat Tidak Cukup?

03-07-2026 - Dibaca: 60 kali.
Permintaan barang via chat berisiko hilang dan sulit dikontrol. Pelajari cara sistem permintaan barang ERP membangun alur pengadaan yang terstruktur.
Baca selengkapnya...
Punya Bisnis Tempat Makan? Berikut Ini Pajak yang Harus Anda Ketahui!

Punya Bisnis Tempat Makan? Berikut Ini Pajak yang Harus Anda Ketahui!

03-01-2022 - Dibaca: 7575 kali.
Punya Restoran di Bali? Dapatkan software ERP ERZAP untuk manajemen bisnis Anda! Sudah terintegrasi dengan sistem Akunting dan POS.
Baca selengkapnya...
Penggunaan Fitur PPOB Erzap

Penggunaan Fitur PPOB Erzap

23-12-2019 - Dibaca: 11485 kali.
Sebagian besar Individu sudah pernah menggunakannya tanpa disadari, namun belum mengetahui istilah dan definisi PPOB. Pada dasarnya, PPOB adalah sebuah sistem pembayaran secara online dengan memanfaatkan fasilitas perbankan. Dalam hal ini, pembayaran yang dimaksud bisa bermacam-macam, mulai dari PLN, BPJS, PDAM, telepon, pulsa, internet, paket data, asuransi, kartu kredit, multi finance, hingga voucher game. 
Baca selengkapnya...
Program Loyalitas Poin Pelanggan: Cara Kerja, Manfaat, dan Implementasi di Sistem ERP

Program Loyalitas Poin Pelanggan: Cara Kerja, Manfaat, dan Implementasi di Sistem ERP

11-05-2026 - Dibaca: 834 kali.
Panduan lengkap program loyalitas poin pelanggan: cara kerja, manfaat UKM, perbandingan manual vs digital, dan implementasi di sistem ERP Erzap.
Baca selengkapnya...
Cara Menghitung THR Karyawan: Rumus, Contoh, dan Panduan Lengkap

Cara Menghitung THR Karyawan: Rumus, Contoh, dan Panduan Lengkap

03-04-2023 - Dibaca: 3667 kali.
Cara menghitung THR karyawan tetap & kontrak sesuai aturan Indonesia. Rumus, contoh perhitungan, dan tips kelola THR efisien untuk perusahaan.
Baca selengkapnya...