Tahapan Produksi Bisnis Manufaktur

12-04-2022 13:46:04, Dibaca: 9524

PROSES PRODUKSI

Melansir dari Indeed, Proses Produksi adalah proses penggunaan sumber daya mencakup sumber daya manusia, modal, bahan baku, dan aset lainnya dalam pembuatan suatu produk untuk konsumen. Proses produksi biasanya ada pada bisnis manufaktur. Klasifikasi proses produksi menurut Woodward terbagi menjadi 3 (Woodward’s Classification Based on System of Production), yakni:

  1. Group I: Small-batch & unit production
  2. Group II: Large-batch & mass production
  3. Group III: Continuous process production

Baca juga 5 Ide Bisnis di Bulan Puasa

TAHAPAN PROSES PRODUKSI PADA UMUMNYA

A. Planning and Concepting

Tahapan awal dalam sebuah proses produksi adalah perencaan dan pembuatan konsep produk. Proses ini dibutuhkan untuk mengetahui biaya dan arah produksi agar perusahaan dapat mengukur kemampuannya dan mempersiapkan segala kebutuhan sehingga dapat meminimalisir terhambatnya proses produksi nantinya. Pada proses ini pula ditentukan jadwal produksi, siapa yang bertanggung jawab terhadap produksi tersebut dan seperti apa hasil yang diharapkan.

B. Research and Development

Tim produksi biasanya akan bekerja sama dengan Tim R&D untuk melakukan riset pasar dan pengembangan produk karena kunci kesuksesan sebuah produk adalah dapat menjawab kebutuhan konsumen. Oleh sebab itu, dibutuhkan penelitian terlebih dahulu untuk melihat produk apa yang dibutuhkan dan diinginkan konsumen agar kepuasan konsumen dapat tercapai dan menghasilkan positive WOM (Word of Mouth).

C. Product Protoypes and Design

Setelah melakukan perencanaan dan riset, tahapan selanjutnya adalah melakukan desain produk baik secara tradisional maupun digital. Penggunaan teknologi pada desain ini adalah membuat design berbentuk 3D sehingga perusahaan memiliki gambaran utuh atas tampilan produk sebelum melakukan proses produksi. Dalam proses ini, dapat dilihat celah kesalahan dan kegagalan yang mungkin terjadi sehingga bisa dihindari nantinya.

D. Prototype Testing

Tahapan ini dilakukan setelah desain produk sudah final. Pengujian prototipe diperlukan untuk melihat kinerja produk secara nyata sebelum produksi massal. Pada masa pengujian ini, proses produksi hanya dilakukan dalam skala kecil. Proses ini perlu dilakukan agar ketika ada yang perlu dibenahi dari sebuah produk, biaya yang dikeluarkan tidak sebesar jika produksi massal telah dilakukan.

E. Mass Production

Setelah uji prototipe dirasa berhasil, saatnya melakukan produksi berskala besar. Setelah produksi akhir dilakukan dan produk sudah didistribusikan kepada konsumen, perusahaan kemudian melakukan evaluasi produk setiap periode tertentu yang berfungsi sebagai acuan untuk pengembangan dan inovasi produk.

 

Sekalipun sudah dilakukan perencanaan yang matang, kesalahan ataupun masalah mungkin saja terjadi selama proses produksi yang panjang. Oleh sebab itu, perusahaan perlu mempertimbangkan penggunaan sistem ERP untuk meminimalisir kendala tersebut. ERZAP menyediakan Modul Produksi yang dapat membantu Anda dalam mengatur data produksi. Berikut ini rincian pembahasannya.

MODUL PRODUKSI ERZAP

Modul Produksi ERZAP dapat Anda akses pada menu Inventori. Data produksi yang sudah Anda buat di ERZAP dapat Anda download ke Excel maupun PDF. Selain itu, data tersebut juga dapat Anda kirim via email. Modul Produksi akan membantu Anda dalam proses produksi dan perhitungan HPP. Nilai HPP dari seluruh bahan yang digunakan akan terlihat dengan menggunakan modul produksi.

ERZAP memiliki fitur BOM (Bill of Materials) pada Modul Produksi, Anda dapat mengecek daftar kebutuhan bahan di menu BOM ini setelah menambahkan daftar bahan dan data produk di data master. Fitur ini akan memudahkan Anda dalam proses produksi karena daftar bahan dan hasil produksi akan otomatis muncul di bagian proses Produksi. Jika Anda pemilik bisnis F&B dan memiliki Paket Menu tertentu, kami juga memiliki fitur Produk Berupa Paket/Menu sehingga stok bahan di sistem akan berkurang dengan sendirinya setiap ada penjualan. Untuk mengetahui lebih lanjut tutorial tentang Menu Produksi ERZAP, klik di sini.

 

Free Trial 14 Hari tanpa Kartu Kredit

Penambahan Topping untuk Menu pada ERZAP RESTO

Penambahan Topping untuk Menu pada ERZAP RESTO

23-01-2019 - Dibaca: 10925 kali.
Setiap Customer, tepatnya menyangkut tentang hidangan, tentu memiliki selera tersendiri. Itu sebabnya beberapa Restoran menyediakan Hidangan dengan pilihan mempersonalisasi hidangan tersebut sesuai selera Customer yang juga dikenal sebagai Topping ( Adds-On ). Contohnya seperti memberi penawaran hidangan dengan Ekstra Keju, Ekstra Telur, atau Ekstra Saus. Tetapi, Penambahan Topping ini tentunya akan dikenakan biaya tambahan juga.
Baca selengkapnya...
Fitur Approval ERP Erzap: Cara Kerja, Pengaturan, dan Panduan Lengkap

Fitur Approval ERP Erzap: Cara Kerja, Pengaturan, dan Panduan Lengkap

13-03-2024 - Dibaca: 540 kali.
Panduan lengkap fitur Approval di Erzap ERP: cara aktifasi, pengaturan approver, alur pengajuan, dan 7 modul approval untuk kontrol transaksi bisnis UKM.
Baca selengkapnya...

Monitoring Performa Aplikasi ERP: Cara Deteksi Halaman Lambat

01-06-2026 - Dibaca: 522 kali.
Pelajari cara monitoring performa aplikasi ERP dan deteksi halaman lambat sebelum jadi keluhan. Panduan lengkap dengan laporan Slow Pages Erzap.
Baca selengkapnya...
Mudah Kelola Bisnis dengan Sistem ERP

Mudah Kelola Bisnis dengan Sistem ERP

01-03-2022 - Dibaca: 6039 kali.
Mengelola bisnis menjadi lebih mudah dan cepat dengan software ERP. Simak pembahasannya di artikel ini!
Baca selengkapnya...
Bill of Materials ERP Indonesia: Standarisasi Formula Produksi UKM

Bill of Materials ERP Indonesia: Standarisasi Formula Produksi UKM

22-05-2026 - Dibaca: 1186 kali.
Bill of Materials ERP Indonesia: panduan lengkap BOM digital di Erzap untuk standarisasi formula produksi, kalkulasi HPP akurat, dan efisiensi manufaktur UKM.
Baca selengkapnya...