Tahapan Produksi Bisnis Manufaktur

12-04-2022 13:46:04, Dibaca: 9575

PROSES PRODUKSI

Melansir dari Indeed, Proses Produksi adalah proses penggunaan sumber daya mencakup sumber daya manusia, modal, bahan baku, dan aset lainnya dalam pembuatan suatu produk untuk konsumen. Proses produksi biasanya ada pada bisnis manufaktur. Klasifikasi proses produksi menurut Woodward terbagi menjadi 3 (Woodward’s Classification Based on System of Production), yakni:

  1. Group I: Small-batch & unit production
  2. Group II: Large-batch & mass production
  3. Group III: Continuous process production

Baca juga 5 Ide Bisnis di Bulan Puasa

TAHAPAN PROSES PRODUKSI PADA UMUMNYA

A. Planning and Concepting

Tahapan awal dalam sebuah proses produksi adalah perencaan dan pembuatan konsep produk. Proses ini dibutuhkan untuk mengetahui biaya dan arah produksi agar perusahaan dapat mengukur kemampuannya dan mempersiapkan segala kebutuhan sehingga dapat meminimalisir terhambatnya proses produksi nantinya. Pada proses ini pula ditentukan jadwal produksi, siapa yang bertanggung jawab terhadap produksi tersebut dan seperti apa hasil yang diharapkan.

B. Research and Development

Tim produksi biasanya akan bekerja sama dengan Tim R&D untuk melakukan riset pasar dan pengembangan produk karena kunci kesuksesan sebuah produk adalah dapat menjawab kebutuhan konsumen. Oleh sebab itu, dibutuhkan penelitian terlebih dahulu untuk melihat produk apa yang dibutuhkan dan diinginkan konsumen agar kepuasan konsumen dapat tercapai dan menghasilkan positive WOM (Word of Mouth).

C. Product Protoypes and Design

Setelah melakukan perencanaan dan riset, tahapan selanjutnya adalah melakukan desain produk baik secara tradisional maupun digital. Penggunaan teknologi pada desain ini adalah membuat design berbentuk 3D sehingga perusahaan memiliki gambaran utuh atas tampilan produk sebelum melakukan proses produksi. Dalam proses ini, dapat dilihat celah kesalahan dan kegagalan yang mungkin terjadi sehingga bisa dihindari nantinya.

D. Prototype Testing

Tahapan ini dilakukan setelah desain produk sudah final. Pengujian prototipe diperlukan untuk melihat kinerja produk secara nyata sebelum produksi massal. Pada masa pengujian ini, proses produksi hanya dilakukan dalam skala kecil. Proses ini perlu dilakukan agar ketika ada yang perlu dibenahi dari sebuah produk, biaya yang dikeluarkan tidak sebesar jika produksi massal telah dilakukan.

E. Mass Production

Setelah uji prototipe dirasa berhasil, saatnya melakukan produksi berskala besar. Setelah produksi akhir dilakukan dan produk sudah didistribusikan kepada konsumen, perusahaan kemudian melakukan evaluasi produk setiap periode tertentu yang berfungsi sebagai acuan untuk pengembangan dan inovasi produk.

 

Sekalipun sudah dilakukan perencanaan yang matang, kesalahan ataupun masalah mungkin saja terjadi selama proses produksi yang panjang. Oleh sebab itu, perusahaan perlu mempertimbangkan penggunaan sistem ERP untuk meminimalisir kendala tersebut. ERZAP menyediakan Modul Produksi yang dapat membantu Anda dalam mengatur data produksi. Berikut ini rincian pembahasannya.

MODUL PRODUKSI ERZAP

Modul Produksi ERZAP dapat Anda akses pada menu Inventori. Data produksi yang sudah Anda buat di ERZAP dapat Anda download ke Excel maupun PDF. Selain itu, data tersebut juga dapat Anda kirim via email. Modul Produksi akan membantu Anda dalam proses produksi dan perhitungan HPP. Nilai HPP dari seluruh bahan yang digunakan akan terlihat dengan menggunakan modul produksi.

ERZAP memiliki fitur BOM (Bill of Materials) pada Modul Produksi, Anda dapat mengecek daftar kebutuhan bahan di menu BOM ini setelah menambahkan daftar bahan dan data produk di data master. Fitur ini akan memudahkan Anda dalam proses produksi karena daftar bahan dan hasil produksi akan otomatis muncul di bagian proses Produksi. Jika Anda pemilik bisnis F&B dan memiliki Paket Menu tertentu, kami juga memiliki fitur Produk Berupa Paket/Menu sehingga stok bahan di sistem akan berkurang dengan sendirinya setiap ada penjualan. Untuk mengetahui lebih lanjut tutorial tentang Menu Produksi ERZAP, klik di sini.

 

Free Trial 14 Hari tanpa Kartu Kredit

Tracking Serial Number Barang Elektronik: Lacak Riwayat Unit hingga Garansi

Tracking Serial Number Barang Elektronik: Lacak Riwayat Unit hingga Garansi

29-04-2026 - Dibaca: 1224 kali.
Panduan lengkap tracking serial number barang elektronik. Pelajari cara melacak riwayat unit dari pembelian, penjualan, servis hingga garansi dengan sistem terintegrasi Erzap.
Baca selengkapnya...

Keterbatasan Financial Report dan Cara Mengatasinya untuk UKM

17-10-2022 - Dibaca: 5932 kali.
Pahami keterbatasan financial report: materiality, konservatif, hingga risiko pencatatan manual. Solusi akuntansi terintegrasi untuk UKM.
Baca selengkapnya...

Jenis-jenis Ownership Bisnis: Kelebihan dan Kekurangan Sole Proprietorship, Partnership, dan Corporation

17-12-2022 - Dibaca: 14063 kali.
Pahami kelebihan dan kekurangan tiga jenis ownership bisnis: sole proprietorship, partnership, dan corporation. Panduan lengkap untuk pemilik UKM Indonesia.
Baca selengkapnya...
Purchase Order Digital ERP: Cara Kerja, Manfaat, dan Perbandingan dengan PO Manual

Purchase Order Digital ERP: Cara Kerja, Manfaat, dan Perbandingan dengan PO Manual

14-05-2026 - Dibaca: 894 kali.
Panduan purchase order digital ERP untuk UKM Indonesia: cara kerja, alur dari permintaan hingga faktur, fitur partial receipt, dan perbandingan dengan PO di Word/Excel.
Baca selengkapnya...
Tutorial Membuat Permintaan Barang dan Pembelian pada ERZAP

Tutorial Membuat Permintaan Barang dan Pembelian pada ERZAP

27-01-2024 - Dibaca: 8580 kali.
Panduan lengkap membuat permintaan barang dan pembelian di ERZAP ERP. Pelajari pengaturan hak akses, pembuatan data, hingga proses penerimaan barang.
Baca selengkapnya...