Tahapan Produksi Bisnis Manufaktur

12-04-2022 13:46:04, Dibaca: 9162

PROSES PRODUKSI

Melansir dari Indeed, Proses Produksi adalah proses penggunaan sumber daya mencakup sumber daya manusia, modal, bahan baku, dan aset lainnya dalam pembuatan suatu produk untuk konsumen. Proses produksi biasanya ada pada bisnis manufaktur. Klasifikasi proses produksi menurut Woodward terbagi menjadi 3 (Woodward’s Classification Based on System of Production), yakni:

  1. Group I: Small-batch & unit production
  2. Group II: Large-batch & mass production
  3. Group III: Continuous process production

Baca juga 5 Ide Bisnis di Bulan Puasa

TAHAPAN PROSES PRODUKSI PADA UMUMNYA

A. Planning and Concepting

Tahapan awal dalam sebuah proses produksi adalah perencaan dan pembuatan konsep produk. Proses ini dibutuhkan untuk mengetahui biaya dan arah produksi agar perusahaan dapat mengukur kemampuannya dan mempersiapkan segala kebutuhan sehingga dapat meminimalisir terhambatnya proses produksi nantinya. Pada proses ini pula ditentukan jadwal produksi, siapa yang bertanggung jawab terhadap produksi tersebut dan seperti apa hasil yang diharapkan.

B. Research and Development

Tim produksi biasanya akan bekerja sama dengan Tim R&D untuk melakukan riset pasar dan pengembangan produk karena kunci kesuksesan sebuah produk adalah dapat menjawab kebutuhan konsumen. Oleh sebab itu, dibutuhkan penelitian terlebih dahulu untuk melihat produk apa yang dibutuhkan dan diinginkan konsumen agar kepuasan konsumen dapat tercapai dan menghasilkan positive WOM (Word of Mouth).

C. Product Protoypes and Design

Setelah melakukan perencanaan dan riset, tahapan selanjutnya adalah melakukan desain produk baik secara tradisional maupun digital. Penggunaan teknologi pada desain ini adalah membuat design berbentuk 3D sehingga perusahaan memiliki gambaran utuh atas tampilan produk sebelum melakukan proses produksi. Dalam proses ini, dapat dilihat celah kesalahan dan kegagalan yang mungkin terjadi sehingga bisa dihindari nantinya.

D. Prototype Testing

Tahapan ini dilakukan setelah desain produk sudah final. Pengujian prototipe diperlukan untuk melihat kinerja produk secara nyata sebelum produksi massal. Pada masa pengujian ini, proses produksi hanya dilakukan dalam skala kecil. Proses ini perlu dilakukan agar ketika ada yang perlu dibenahi dari sebuah produk, biaya yang dikeluarkan tidak sebesar jika produksi massal telah dilakukan.

E. Mass Production

Setelah uji prototipe dirasa berhasil, saatnya melakukan produksi berskala besar. Setelah produksi akhir dilakukan dan produk sudah didistribusikan kepada konsumen, perusahaan kemudian melakukan evaluasi produk setiap periode tertentu yang berfungsi sebagai acuan untuk pengembangan dan inovasi produk.

 

Sekalipun sudah dilakukan perencanaan yang matang, kesalahan ataupun masalah mungkin saja terjadi selama proses produksi yang panjang. Oleh sebab itu, perusahaan perlu mempertimbangkan penggunaan sistem ERP untuk meminimalisir kendala tersebut. ERZAP menyediakan Modul Produksi yang dapat membantu Anda dalam mengatur data produksi. Berikut ini rincian pembahasannya.

MODUL PRODUKSI ERZAP

Modul Produksi ERZAP dapat Anda akses pada menu Inventori. Data produksi yang sudah Anda buat di ERZAP dapat Anda download ke Excel maupun PDF. Selain itu, data tersebut juga dapat Anda kirim via email. Modul Produksi akan membantu Anda dalam proses produksi dan perhitungan HPP. Nilai HPP dari seluruh bahan yang digunakan akan terlihat dengan menggunakan modul produksi.

ERZAP memiliki fitur BOM (Bill of Materials) pada Modul Produksi, Anda dapat mengecek daftar kebutuhan bahan di menu BOM ini setelah menambahkan daftar bahan dan data produk di data master. Fitur ini akan memudahkan Anda dalam proses produksi karena daftar bahan dan hasil produksi akan otomatis muncul di bagian proses Produksi. Jika Anda pemilik bisnis F&B dan memiliki Paket Menu tertentu, kami juga memiliki fitur Produk Berupa Paket/Menu sehingga stok bahan di sistem akan berkurang dengan sendirinya setiap ada penjualan. Untuk mengetahui lebih lanjut tutorial tentang Menu Produksi ERZAP, klik di sini.

 

Free Trial 14 Hari tanpa Kartu Kredit

Purchase Order Digital ERP: Cara Kerja, Manfaat, dan Perbandingan dengan PO Manual

Purchase Order Digital ERP: Cara Kerja, Manfaat, dan Perbandingan dengan PO Manual

14-05-2026 - Dibaca: 547 kali.
Panduan purchase order digital ERP untuk UKM Indonesia: cara kerja, alur dari permintaan hingga faktur, fitur partial receipt, dan perbandingan dengan PO di Word/Excel.
Baca selengkapnya...
Perbedaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah — Plus Peran Mesin Kasir di Setiap Level

Perbedaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah — Plus Peran Mesin Kasir di Setiap Level

02-10-2022 - Dibaca: 9914 kali.
Pahami perbedaan usaha mikro, kecil, dan menengah berdasarkan UU terbaru, lengkap dengan kriteria aset, modal, dan peran mesin kasir untuk tiap level bisnis.
Baca selengkapnya...
Tutorial Ringkas Penulisan Nama Produk pada Nota Penjualan

Tutorial Ringkas Penulisan Nama Produk pada Nota Penjualan

06-05-2023 - Dibaca: 9461 kali.
Pelajari cara mengubah nama produk pada nota penjualan di Erzap. Tampilkan nama singkat di nota tanpa menghilangkan detail di sistem inventori.
Baca selengkapnya...
Sinkronisasi Lazada

Sinkronisasi Lazada

11-04-2022 - Dibaca: 9243 kali.
Punya Toko di Lazada? Sudah pakai Erzap? Good! Kalo begitu anda sudah siap untuk kelola Toko-toko pada Lazada via Erzap? Check this Tutorial out!
Baca selengkapnya...
Sinkronisasi Produk antara ERZ4P dengan Online Web Store

Sinkronisasi Produk antara ERZ4P dengan Online Web Store

27-01-2018 - Dibaca: 8552 kali.
Sinkronisasi Produk antara ERZ4P dengan Online Web Store
Baca selengkapnya...