Tutorial Fitur Nomor Batch (Batch Number) ERZAP ERP

27-04-2024 13:27:21, Dibaca: 7986

Tutorial Fitur Nomor Batch (Batch Number) ERZAP ERP

Dalam dunia bisnis, istilah "Batch Number" atau "Nomor Batch" mengacu pada serangkaian karakter atau kode numerik yang digunakan untuk mengidentifikasi sekelompok produk atau barang yang diproduksi atau diproses secara bersamaan dalam suatu periode tertentu.

Saat suatu produk tiba di rantai pasokan, baik itu melalui pembelian, penjualan, atau penyimpanan dalam inventaris, setiap batch produk diberi nomor batch yang unik. Nomor batch ini memberikan informasi penting tentang produk tersebut.

Dalam proses pembelian, nomor batch digunakan untuk melacak asal-usul dan kualitas produk. Ketika barang dijual kepada pelanggan, nomor batch dapat membantu dalam pelacakan produk jika terjadi masalah atau klaim garansi. Di sisi inventaris, nomor batch memungkinkan manajer untuk mengelola stok dengan lebih efisien dan memonitor perputaran barang dengan lebih akurat.

Nomor batch umumnya digunakan dalam berbagai jenis bisnis yang melibatkan produksi atau pengolahan produk, terutama dalam industri-industri berikut:

  1. Industri Farmasi
  2. Industri Makanan dan Minuman
  3. Industri Kosmetik
  4. Industri Otomotif
  5. Industri Elektronik

Secara umum, hampir semua industri yang melibatkan produksi atau pengolahan produk menggunakan nomor batch untuk melacak produk mereka dari awal hingga akhir. Ketika digunakan dengan benar, batch number menjadi alat yang sangat berguna dalam manajemen stok, pelacakan barang dan menjaga kualitas produk dalam seluruh rantai pasokan.

Melihat pentingnya hal tersebut, ERZAP ERP mengembangkan fitur Nomor Batch (Batch Number). Dengan Batch Number, Anda dapat memastikan kualitas produk yang optimal serta meningkatkan efisiensi dalam manajemen stok dan keamanan produk.

Menu-menu yang berkaitan dengan fitur Nomor Batch pada ERZAP ialah :

  1. Inventory
    - Stok Masuk
    - Stok Keluar
    - Koreksi Stok
    - Pemindahan Barang
  2. Penjualan
    - Faktur Penjualan
    - POS WEB dan POS Android
    - Retur Penjualan
    - Pengiriman Barang
    - Transfer Antar Outlet
  3. Pembelian
    - Faktur Pembelian
    - Penerimaan Barang
    - Retur Pembelian

1. Pengaturan Nomor Batch pada Data Master Produk

Fitur Nomor Batch pada ERZAP berada pada level Produk. Pengaturan Nomor Batch pada Data Produk dapat dilakukan melalui menu Data Master, pilih menu Produk, lalu klik Manajemen Data.

Note.
Membuat Data Produk baru dapat dilakukan melalui menu Data Master, pilih menu Produk, lalu klik Satu Data.

Klik Edit pada Data Produk

Klik menu Exp Date & No Batch, dan klik Menggunakan Nomor Batch untuk mengaktifkan produk tersebut menjadi Produk Nomor Batch. Anda dapat inputkan Batas Retur (Hari) pada Informasi Expired Date kolom Batas Retur.

Note.
Jika Anda menambahkan Nomor Batch maka fitur Expired Date akan aktif secara OTOMATIS pada produk tersebut.

Baca juga Tutorial Pengaturan Tanggal Kadaluwarsa Produk di Erzap ERP 

Klik Simpan untuk menyimpan pengaturan. 

 


2. Koreksi Stok Produk Nomor Batch

Note.
DIWAJIBKAN untuk melakukan koreksi stok terlebih dahulu setelah mengaktifkan fitur Nomor Batch pada produk yang masih/sudah memiliki stok.

Koreksi Stok dapat dilakukan pada menu Inventori, lalu klik Koreksi Stok.

Berikut adalah halaman Koreksi Stok, inputkan Barcode/Nama Produk/Kode Ref dari produk tersebut dan tentukan Outlet, Gudang, dan Alasan Koreksi sebagai berikut.

Lalu pada Daftar Nomor Batch, inputkan Nomor Batch produk tersebut serta Expired Date dan Jumlah dari Produk tersebut.

Klik Simpan untuk menyimpan Data Koreksi Stok.

Note.
Pada Aktifitas Stok, Anda dapat melihat produk tersebut memiliki informasi nomor batch seperti gambar berikut.

3. Pembelian atau Penjualan menggunakan Produk Nomor Batch

Pembelian atau Penjualan menggunakan Produk Nomor Batch adalah sebagai berikut.

3.1 PEMBELIAN 

Pada Faktur Pembelian, Anda dapat inputkan Nomor Batch yang sudah terdaftar dan klik pada Nomor Batch tersebut ataupun menginput Nomor Batch yang baru serta tanggal kadaluwarsanya.

Jikalau input pembelian dengan nomor batch yang sudah ada sebelumnya maka jumlah nomor batch akan diakumulasikan dan tanggal Expired Date pada Data Master Produk akan mengikuti tanggal Expired Date yang di input pada pembelian baru.

Note.
Jika Anda menggunakan Alur Pembelian (PO > Penerimaan Barang > Faktur Pembelian), penginputan No Batch dilakukan di Penerimaan Barang.

Baca juga Tutorial Proses PO dengan Fitur Penerimaan Barang PO 

Klik Simpan untuk menyimpan data penjualan.

Pada Nota Faktur Pembelian terdapat informasi No Batch serta Tanggal Kadaluwarsa dari produk tersebut.

Note.
Pada Aktifitas Stok, Anda dapat melihat adanya Nomor Batch baru yang ditambahkan sebagai berikut.

3.2 PENJUALAN

Pada Faktur Penjualan, Anda dapat inputkan Nomor Batch dan klik pada Nomor Batch tersebut.

Note.
Jikalau produk tersebut memiliki Nomor Batch, maka diwajibkan untuk input Nomor Batch pada Faktur Penjualan dan juga POS

Note.
Jika Anda menggunakan Alur Penjualan (SP > Penjualan > Pengiriman Barang (DO)) atau Alur Penjualan (SP > Pengiriman Barang (DO) > Penjualan), penginputan No Batch dilakukan di Pengiriman Barang (DO).

Secara Otomatis, Tanggal Kadaluwarsanya akan tercatat sesuai dengan Nomor Batchnya

Note.
Penjualan Konsinasi belum support untuk Fitur Nomor Batch.

Klik Simpan untuk menyimpan data penjualan.

Pada Nota Penjualan terdapat informasi No Batch serta Tanggal Kadaluwarsa dari produk tersebut.

Note.
Pada Aktifitas Stok, Anda dapat melihat pergerakan stok yang menggunakan Nomor Batch sebagai berikut.
 

4. FAQ (Frequently Asked Question)

Berikut adalah pertanyaan-pertanyaan yang cukup sering ditanyakan mengenai Fitur Nomor Batch ERZAP.

Jika Anda menemukan kendala silahkan hubungi Team Support Erzap.

Question Jika ada penjualan satu produk dengan nomor batch yang berbeda, bagaimana cara menginputkannya ? 
Contohnya menjual Produk A dengan Nomor Batch 001 sebanyak 5pcs dan Produk A dengan Nomor Batch 002 sebanyak 5pcs 

AnswerUntuk penjualan satu produk dengan nomor batch yang berbeda seperti contoh pada pertanyaan tersebut, maka inputkanlah barcode produk tersebut pada baris berikutnya kemudian inputkan Nomor Batch yang berbeda seperti gambar berikut.


Sekian Tutorial Fitur Nomor Batch (Batch Number) ERZAP ERP. Silahkan hubungi PIC Anda masing-masing untuk informasi lebih lanjut. Selamat mencoba! Gunakan fitur ini untuk memaksimalkan Efisiensi dan Efektifitas Bisnis anda!

Belum dapat bantuan Sistem yang Cerdas? Klik tombol dibawah untuk Registrasi.

Free Trial 14 Hari tanpa Kartu Kredit

Sinkronisasi GrabMart

21-03-2022 - Dibaca: 10645 kali.
Punya Toko di GrabMart? Sudah pakai Erzap? Good! Kalo begitu anda sudah siap untuk kelola Toko-toko pada GrabMart via Erzap? Check this Tutorial out!
Baca selengkapnya...

Cara Meningkatkan Penjualan melalui Instagram dan Tiktok

24-06-2022 - Dibaca: 10173 kali.
Sudahkah Anda memanfaatkan media sosial untuk bisnis Anda? Ketahui strategi penggunaan media sosial yang dapat Anda lakukan agar penjualan Anda semakin laris.
Baca selengkapnya...

Tutorial Membuat Plafon Piutang Pelanggan

05-07-2023 - Dibaca: 6252 kali.
Dalam bisnis, pengaturan keuangan yang efektif sangatlah penting untuk menjaga keseimbangan dan stabilitas kas perusahaan. Salah satu strategi yang dapat membantu dalam hal ini adalah dengan menerapkan plafon piutang pelanggan. Plafon piutang pelanggan adalah batas kredit yang ditetapkan bagi pelanggan untuk membatasi jumlah utang yang dapat mereka akumulasikan.
Baca selengkapnya...

Kasir Curang No More ! Kecurangan Kasir dan Solusinya

26-10-2020 - Dibaca: 18719 kali.
Uang Kas Sering kurang, Stok barang sering hilang, Customer komplain tidak dapat Promo. Hmmm .... kira-kira apa penyebabnya ya? Bisa aja Kasir anda Curang lho. Lihat disini untuk cara mengatasi kecurangan kasir
Baca selengkapnya...

Tutorial Aktivasi Kirim Notifikasi Approval Menggunakan WhatsApp API

28-02-2026 - Dibaca: 254 kali.
Fitur Kirim Notifikasi Approval Menggunakan WhatsApp API bertujuan sistem mengirimkan pesan notifikasi terkait pengajuan Approval ke Nomor User yang terdaftar secara otomatis. Fitur ini guna meningkatkan kecepatan kerja operasional perusahaan dan mengurangi kesalahan transaksi di modul-modul tertentu.
Baca selengkapnya...