Tutorial Stok Opnam Inventori dengan Metode FIFO
Stok opnam adalah salah satu langkah penting dalam manajemen inventori yang harus dilakukan secara teratur untuk memastikan akurasi persediaan barang di lapangan. Salah satu metode yang umum digunakan dalam stok opnam adalah FIFO (First In First Out). Metode ini memastikan bahwa barang yang masuk pertama kali ke gudang juga akan keluar pertama kali saat penjualan dilakukan.
Konsep penjualan FIFO juga dapat diterapkan pada stok opnam, di mana barang yang pertama kali masuk ke gudang akan diprioritaskan untuk pertama kali keluar dari gudang. Konsep FIFO dapat membantu perusahaan dalam mengelola persediaan barang lebih efektif dan akurat. Dengan mengikuti urutan barang yang masuk, Anda dapat menerapkan strategi manajemen stok yang tepat, seperti menghindari penumpukan barang lama di gudang atau mengurangi risiko kerugian akibat barang yang kedaluwarsa atau merosot harganya.
Tutorial ini akan memberikan panduan lengkap tentang cara melakukan stok opnam dengan metode FIFO di Erzap. Dengan mengikuti langkah-langkah berikut, Anda akan dapat mengelola stok inventori yang lebih efisien dan menghindari kerugian.
1. Menu Stok Opnam
Anda dapat melakukan Stok Opnam dengan mengakses menu Inventori, pilih Stok Opnam, dan klik Buat Formulir SO.

Anda akan masuk ke halaman Metode Stok Opnam, di mana terdapat dua pilihan metode dalam melakukan stok opnam di Erzap:
| Metode | Deskripsi |
|---|---|
| Metode Scan Barcode | Anda akan diminta untuk memasukkan barcode barang atau nama barang dan secara langsung memasukkan stok aktual ke dalam sistem. |
| Metode Formulir SO | Anda akan diminta untuk membuat formulir data barang yang akan di-stok opnam. Formulir yang sudah dibuat kemudian di-print dan diisikan secara manual. |

Untuk informasi lebih lengkap tentang metode-metode stok opnam, lihat tutorial berikut:
- Metode Scan Barcode: Tutorial Stock Opname dengan Metode Scan Barcode
- Metode Formulir SO: Stock Opnam dengan Metode Formulir
2. Studi Kasus: Stok Opnam dengan Metode Formulir SO
Studi kasus dalam tutorial ini menggunakan metode Formulir SO untuk melakukan stok opnam inventori.
Contoh produk yang digunakan dalam studi kasus ini memiliki 2 harga modal yang berbeda dengan supplier yang berbeda. Perhatikan kolom Harga Supplier/Modal pada gambar berikut:

Dilihat dari kolom "Diperbaharui", harga modal di kolom pertama adalah stok yang pertama kali masuk, sedangkan kolom kedua adalah stok yang terbaru atau terakhir. Informasi ini penting untuk penerapan metode FIFO.
2.1. Buat Formulir SO
Produk di atas akan diproses stok opnam untuk mengetahui kondisi stok secara akurat. Untuk melakukan stok opnam, akses menu Inventori, pilih Stok Opnam, dan klik Buat Formulir SO.

Kemudian klik Metode Formulir SO.

Anda akan masuk ke halaman Pembuatan Formulir Stok Opnam. Di halaman ini Anda dapat memilih:
- Gudang – Gudang yang akan dilakukan proses stok opnam
- Grup – Untuk memudahkan pencarian produk
- Kategori – Kategori produk yang ingin di-stok opnam
- Merek – Merek dari produk yang ingin di-stok opnam

Setelah memilih gudang dan kriteria pencarian yang sesuai, klik ikon Search.

Sistem akan menampilkan Daftar Barang yang sesuai dengan kriteria pencarian yang Anda tentukan.

Setelah memverifikasi bahwa data sudah sesuai, klik ikon Simpan.

Anda akan diarahkan ke halaman Formulir Stok Opnam. Anda dapat mencetak formulir dengan klik ikon Print atau mengunduh via PDF dengan klik ikon Document.

2.2. Pengisian Hasil SO
Langkah berikutnya adalah mengisi hasil stok opnam. Anda harus melakukan Pengisian Hasil SO jika menggunakan Metode Formulir SO untuk memasukkan stok aktual dari produk tersebut. Akses menu Inventori, pilih Stok Opnam, dan klik Pengisian Hasil SO untuk memulai proses.

Anda akan masuk ke halaman Daftar Pengisian Stok Opnam. Di halaman ini Anda dapat menggunakan filter pencarian seperti:
- Nomor Stok Opnam
- Tanggal Stok Opnam
- Gudang
Klik Filter untuk menerapkan pencarian, kemudian ketika sudah menemukan formulir yang akan diisi, klik Proses.

Anda akan masuk ke halaman Pengisian Stok Opnam. Pada halaman ini Anda dapat mengisikan:
- Pelaksana stok opnam – Nama orang yang melakukan stok opnam
- Tanggal pelaksanaan – Tanggal dilakukannya stok opnam
- Stok aktual – Jumlah stok yang sebenarnya ada di gudang

Proses pengisian stok opnam ini BELUM mengubah stok pada sistem. Perubahan akan dilakukan pada tahap koreksi hasil SO.
Setelah mengisi semua data, klik ikon Simpan.

Anda akan diarahkan ke halaman Koreksi Stok Opnam, di mana tertera:
- Hasil SO – Jumlah stok aktual yang Anda inputkan
- Stok Sistem – Stok yang tercatat pada sistem sebelum SO
- Perbedaan – Selisih antara Hasil SO dan Stok Sistem

2.3. Koreksi Hasil SO
Langkah terakhir adalah melakukan koreksi stok opnam dengan metode FIFO. Akses menu Inventori, pilih Stok Opnam, lalu klik Koreksi Hasil SO untuk mengubah stok pada sistem.

Anda akan masuk ke halaman Daftar Koreksi SO. Di halaman ini Anda dapat menggunakan filter pencarian seperti nomor stok opnam, tanggal stok opnam, dan gudang. Klik Filter, kemudian ketika sudah menemukan formulir yang akan dikerjakan, klik Proses.

Anda akan masuk ke halaman Koreksi Stok Opnam. Untuk menerapkan metode FIFO, klik tombol FIFO pada bagian kanan halaman. Kemudian masukkan:
- Nama Pengkoreksi – Orang yang melakukan koreksi
- Tanggal Koreksi Stok Opnam – Tanggal pelaksanaan koreksi
- Jumlah Koreksi – Total perubahan stok

Metode FIFO: Anda hanya perlu memasukkan nominal TOTAL STOK dari gudang. Hal ini lebih memudahkan pencatatan dan kontrol stok.
Metode DETAIL: Menampilkan harga modal dan supplier asal barang. Metode ini adalah metode stok opnam yang digunakan di Erzap sebelumnya, di mana produk WAJIB memiliki harga modal.

Setelah mengisi Jumlah Koreksi, klik Simpan.

Anda akan diarahkan ke halaman Formulir Daftar Perbedaan Stok Opnam. Di halaman ini tertera informasi:
- Nilai Persediaan Sebelum – Nilai stok sebelum koreksi
- Nilai Persediaan Sesudah Koreksi – Nilai stok setelah koreksi
- Selisih – Perbedaan nilai persediaan
Anda dapat mencetak formulir ini dengan klik tombol Print atau mengunduh via PDF dengan klik tombol Document.

3. Hasil Studi Kasus
Hasil dari studi kasus dapat dilihat pada gambar di bawah ini. Stok dari Supplier A dengan harga modal Rp 6.900 berkurang karena menggunakan metode FIFO, di mana stok tersebut masuk terlebih dahulu (first in, first out).

Keterangan dari koreksi stok opnam juga dapat Anda lihat dari Aktifitas Stok, seperti gambar berikut. Terdapat keterangan "Koreksi Stok Opnam" pada kolom Jenis yang menandakan adanya pergerakan stok karena proses koreksi stok opnam.

Anda dapat mengakses Aktifitas Stok dengan mengklik angka pada kolom Total Stok di halaman detail produk.

Impact Krisis Eropa Pada Financial Report di Indonesia
Multi Unit Multi Spare Part di Erzap Smart Repair - Part 2
Kelola Inventory Bisnis dengan Sistem ERP
Penjualan Pulsa dengan Sistem ERZAP



