Tutorial Membuat Permintaan Barang dan Pembelian pada ERZAP

27-01-2024 11:14:05, Dibaca: 7685

Permintaan Barang ERZAP ERP

Pengertian Permintaan Barang

Permintaan Barang adalah pengajuan formal dari suatu departemen atau unit di dalam perusahaan untuk mendapatkan persetujuan pembelian barang atau jasa. Tujuannya adalah menyediakan proses terstuktur dalam permintaan barang atau jasa yang diperlukan oleh suatu bagian atau unit kerja.

Dengan mengajukan permintaan ini, organisasi dapat mengontrol pengeluaran, memastikan kebutuhan barang atau jasa terpenuhi, dan memonitor alokasi anggaran. Permintaan Barang juga berperan sebagai instrumen manajemen yang membantu mengoptimalkan efisiensi, transparansi, serta akuntabilitas dalam siklus pengadaan barang atau jasa di dalam perusahaan.

Dalam tutorial ini, kita akan membahas langkah-langkah yang diperlukan untuk membuat Permintaan Barang secara efisien menggunakan ERZAP.

Daftar Isi Tutorial

  1. Pemberian Hak Akses Permintaan Barang
  2. Pembuatan Data Permintaan Barang
  3. Proses Penerimaan dari Permintaan Barang
  4. Pembuatan Pemesanan Barang (PO) dari Permintaan Barang
  5. Menyelesaikan Permintaan Barang

1. Pemberian Hak Akses Permintaan Barang

Hak akses untuk fitur Permintaan Barang Erzap ERP dapat diberikan melalui menu Administrator, pilih menu User, lalu klik menu Tipe User.

Menu Administrator User Tipe User

Klik Edit pada tipe user yang ingin diberikan hak akses.

Tombol Edit Tipe User

Baca juga: Tutorial Menambahkan User Erzap

Pilih Pembelian pada Daftar Fungsi

Pilih Pembelian Daftar Fungsi

Memberikan Hak Akses untuk Departemen Peminta Barang

Untuk departemen atau unit yang melakukan permintaan barang, tandai hak akses Permintaan Barang sesuai dengan akses yang ingin diberikan.

Hak Akses Permintaan Barang

Memberikan Hak Akses untuk Departemen Penerimaan Barang

Catatan:
Sedangkan untuk departemen atau unit yang melakukan proses penerimaan dari permintaan barang yang sudah dibuat, tandai hak akses "Pemesanan Barang - Proses Permintaan Barang"

Hak Akses Pemesanan Barang Proses Permintaan

Klik Simpan untuk menyimpan pengaturan.

Tombol Simpan Pengaturan

Baca juga: Tutorial Tipe User dan Pengaturan Hak Akses


2. Pembuatan Data Permintaan Barang

Berikutnya adalah proses Pembuatan Data Permintaan Barang. Ikuti langkah-langkah berikut:

Membuka Form Permintaan Barang Baru

Klik menu Pembelian, kemudian pilih menu Permintaan Barang (PR), lalu klik menu Buat Baru.

Menu Pembelian Permintaan Barang Buat Baru

Mengisi Data Permintaan Barang

Berikut adalah halaman Permintaan Barang. Lengkapi kolom-kolom berikut:

  • Outlet - Pilih outlet yang melakukan permintaan
  • Permintaan Oleh - Pilih pegawai yang melakukan permintaan
  • Tanggal Diperlukan - Tanggal barang dibutuhkan
  • Keterangan - Informasi tambahan (opsional)

Kemudian inputkan Barcode - Nama Barang - Kode Ref dari barang yang ingin diminta serta inputkan Jumlah yang diminta.

Form Pembuatan Permintaan Barang

Informasi Pendukung pada Permintaan Barang

Terdapat juga informasi-informasi berikut yang tersedia dalam form:

Informasi Penjelasan
Pesanan Penjualan Terkait Merupakan acuan barang yang sudah terpesan melalui Pesanan Penjualan (SP), dengan informasi nomor faktur dari Pesanan Penjualan tersebut
Stok Menampilkan jumlah stok saat ini untuk barang yang diminta
Penjualan Terakhir Menampilkan data penjualan terakhir dari barang tersebut
Catatan:
Kolom Permintaan Oleh mengacu kepada Pegawai yang terdaftar pada ERZAP.

Baca juga: Membuat Data Pegawai pada Erzap

Menyimpan dan Mencetak Permintaan Barang

Kemudian klik Simpan untuk menyimpan data Permintaan Barang.

Tombol Simpan

Lalu muncul Surat Permintaan Barang seperti gambar di bawah ini. Anda dapat mencetak surat ini dengan klik icon Print atau download via PDF dengan klik icon Document.

Surat Permintaan Barang


3. Proses Penerimaan dari Permintaan Barang

Departemen atau unit yang dapat melakukan penerimaan dari permintaan barang yang sudah dibuat dapat memproses permintaan barang tersebut.

Membuka Menu Proses Permintaan Barang

Klik menu Pembelian, kemudian pilih menu Pemesanan Barang (PO), lalu klik menu Proses Permintaan Barang.

Menu Proses Permintaan Barang

Melihat Daftar Produk Diminta

Berikut adalah tampilan halaman Daftar Produk Diminta. Di halaman ini tertera jenis barang-barang yang sudah dilakukan permintaan serta total permintaan dari masing-masing barangnya.

Daftar Produk Diminta

Catatan:
Jika barang tersebut terdapat pada Pesanan Penjualan, maka kolom barang tersebut bertanda warna Kuning.

Barang dengan Pesanan Penjualan Terkait

Memilih Barang untuk Diproses

Tentukan Outlet untuk memproses permintaan menjadi Pemesanan Barang (PO), lalu klik Filter.

Filter Outlet

Lalu pilih produk yang ingin diproses menjadi Pemesanan Barang (PO), dan klik icon Centang.

Pilih dan Centang Produk


4. Pembuatan Pemesanan Barang (PO) dari Permintaan Barang

Setelah Anda klik icon Centang, Anda akan diarahkan ke halaman Pembuatan Pemesanan Barang.

Mengisi Data Pemesanan Barang

Tertera Informasi Permintaan Barang yang direferensikan sesuai Permintaan Barang yang sudah dibuat. Lengkapi kolom-kolom berikut:

  • Supplier - Pilih supplier/vendor untuk pemesanan
  • Untuk Gudang - Pilih gudang tujuan barang
  • Mata Uang - Pilih mata uang pemesanan
  • Daftar Barang - Pastikan produk yang dipesan sudah sesuai dengan permintaan

Form Pembuatan Pemesanan Barang (PO)

Menyimpan Pemesanan Barang

Kemudian klik Simpan untuk menyimpan data pemesanan barang.

Tombol Simpan PO

Mencetak Surat Pesanan

Lalu muncul Surat Pesanan seperti gambar di bawah ini. Anda dapat mencetak surat ini dengan klik icon Print atau download via PDF dengan klik icon Document.

Surat Pesanan PO

Baca juga: Tutorial Proses PO dengan Fitur Penerimaan Barang PO


5. Menyelesaikan Permintaan Barang

Departemen atau unit yang membuat permintaan barang juga dapat menyelesaikan permintaan barang ketika sudah diproses ke pemesanan barang (PO).

Membuka Manajemen Data Permintaan Barang

Untuk menyelesaikan permintaan barang, klik menu Pembelian, kemudian pilih menu Permintaan Barang (PR), lalu klik Manajemen Data.

Menu Manajemen Data Permintaan Barang

Mencari Data Permintaan Barang

Berikut adalah halaman Manajemen Data Permintaan Barang. Di halaman ini Anda dapat melihat Permintaan Barang yang sudah dibuat, serta status dari permintaan tersebut.

Gunakan kolom pencarian seperti Outlet, Status, Kode PR, atau Sales untuk memudahkan pencarian data.

Manajemen Data Permintaan Barang

Menyelesaikan Permintaan Barang

Klik Edit pada Data Permintaan Barang yang ingin diselesaikan permintaannya.

Tombol Edit Data Permintaan

Berikut adalah halaman Perubahan Data Permintaan Barang. Klik Selesaikan Permintaan untuk mengubah status dari permintaan barang.

Tombol Selesaikan Permintaan

Verifikasi Status Permintaan Barang yang Selesai

Status akan berubah pada halaman Manajemen Data Permintaan Barang. Seperti gambar di bawah dengan kode PR0124-0007, statusnya telah berubah dari "Permintaan Baru" menjadi "Permintaan Selesai".

Status Permintaan Selesai


Tabel Perbandingan: Cara Manual vs Dengan ERZAP

Aspek Cara Manual Dengan ERZAP
Waktu Pembuatan Memerlukan waktu lama untuk membuat surat dan dokumen Otomatis terintegrasi dan cepat, cukup isi form digital
Manajemen Hak Akses Sulit untuk mengontrol dan memverifikasi siapa saja yang dapat akses Sistem manajemen hak akses terstruktur dan mudah dikonfigurasi
Transparansi Status Status permintaan sulit dilacak, sering kali hilang atau tertunda Status real-time, dapat dilihat kapan saja oleh pihak yang berwenang
Pencetakan & Dokumen Harus membuat surat secara manual, rawan kesalahan Otomatis generate surat dan tersimpan digital dalam PDF
Kontrol Pengeluaran Sulit mengontrol dan memonitor alokasi anggaran Terintegrasi dengan sistem keuangan, transparan dan teraudit
Integrasi Data Barang Data stok dan penjualan terakhir harus cek manual Informasi stok dan riwayat penjualan terintegrasi otomatis

FAQ - Pertanyaan Umum Permintaan Barang

Bagaimana cara memberikan hak akses Permintaan Barang kepada user?
Melalui menu Administrator → User → Tipe User, pilih tipe user yang ingin diberikan akses, kemudian pilih fungsi Pembelian dan centang hak akses Permintaan Barang sesuai kebutuhan.
Apa perbedaan antara "Permintaan Barang" dan "Pemesanan Barang (PO)"?
Permintaan Barang (PR) adalah pengajuan formal dari departemen yang membutuhkan barang, sedangkan Pemesanan Barang (PO) adalah dokumen formal kepada supplier untuk melakukan pemesanan berdasarkan permintaan barang yang telah disetujui.
Siapa saja yang dapat membuat Permintaan Barang
Panduan Lengkap Fitur Promosi di Erzap: Buat, Kelola, dan Aktifkan Promo

Panduan Lengkap Fitur Promosi di Erzap: Buat, Kelola, dan Aktifkan Promo

08-05-2024 - Dibaca: 244 kali.
Pelajari cara membuat, mengedit, dan mengelola promosi di Erzap. Panduan lengkap fitur promo dengan contoh praktis untuk POS Web dan Android.
Baca selengkapnya...
Mudah Ubah Harga pada Label Rak dengan Fitur Erzap Label Designer!

Mudah Ubah Harga pada Label Rak dengan Fitur Erzap Label Designer!

19-10-2022 - Dibaca: 11653 kali.
Pernah melihat label berisikan informasi harga pada etalase toko? Berikut penjelasan lebih lanjut tentang label rak!
Baca selengkapnya...
MENAMBAHKAN PRODUK BARU PADA SISTEM TOKO HP

MENAMBAHKAN PRODUK BARU PADA SISTEM TOKO HP

12-02-2018 - Dibaca: 7871 kali.
Data produk merupakan sesuatu yang digunakan untuk mencatat persediaan barang dagang dan transaksi dalam suatu perusahaan.
Baca selengkapnya...
Penggunaan Fitur Stok Keluar

Penggunaan Fitur Stok Keluar

10-03-2020 - Dibaca: 8415 kali.
Untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan Stok seperti yang disebutkan, Erzap menghadirkan Fitur Stok Keluar, yang berfungsi untuk mengurangi Stok diluar penjualan dan otomatis mencatat pembukuan terkait Stok yang berkurang tersebut.
Baca selengkapnya...
Faktur Pajak Elektronik (e-Faktur) dan Coretax DJP: Panduan Lengkap PKP

Faktur Pajak Elektronik (e-Faktur) dan Coretax DJP: Panduan Lengkap PKP

25-04-2026 - Dibaca: 35 kali.
Panduan lengkap e-Faktur dan Coretax DJP: pengertian, kewajiban PKP, proses penerbitan, integrasi ERP, hingga sanksi pelanggaran PPN di Indonesia.
Baca selengkapnya...