Cara Mencatat Produksi Barang (Produk Manufaktur) di ERZAP

06-07-2017 16:07:02, Dibaca: 14402

 

Cara Mencatat Produksi Barang (Produk Manufaktur) di ERZAP

Meta description: Pelajari cara mencatat proses produksi barang di ERZAP, mulai dari penggunaan bahan baku, barang jadi, hingga pembebanan biaya produksi secara otomatis.

Ringkasan

Fitur Produk Manufaktur di ERZAP digunakan untuk mencatat proses perubahan bahan baku menjadi barang jadi (assembling/produksi). Melalui fitur ini, stok bahan baku akan berkurang otomatis dan stok barang jadi akan bertambah, lengkap dengan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) yang akurat dan pencatatan jurnal akuntansi terkait biaya produksi.

Prasyarat

  • Memiliki hak akses untuk modul Inventori-Produksi.
  • Mapping data produk bahan baku Ditandai Sebagai Bahan di Settingan Data Master Produk.
  • Mapping data produk hasil produksi sebagai Produk Hasil Produksi di Settingan Data Master Produk.
    Isi kolom Komposisi Bahan dengan daftar bahan yang digunakan. Dengan begitu, saat Produk Hasil Produksi dipilih pada menu Pembuatan Produksi, List Daftar Bahan akan otomatis terisi sesuai komposisi yang telah diatur pada Master Produk.
  • Stok bahan baku yang cukup di gudang yang dipilih.
  • Sudah mengatur akun Kas/Bank dan akun Beban jika ingin mencatat biaya produksi yang langsung memotong saldo keuangan.

Langkah-Langkah

  1. Navigasi ke menu Inventori > Produksi Barang > Produksi Langsung.
  2. Isi informasi utama pada panel header:
    • Gudang: Pilih gudang tempat bahan baku diambil dan barang jadi disimpan.
    • Tanggal Produksi: Secara default terisi tanggal hari ini.
    • Penanggung Jawab: Masukkan nama staf yang bertanggung jawab atas proses produksi ini.
    • Proyek: (Opsional) Pilih proyek terkait jika Anda menggunakan modul Proyek untuk pelacakan biaya.
  3. Pada bagian Hasil Produksi, masukkan produk yang dihasilkan:
    • Cari produk berdasarkan Nama atau Barcode.
    • Isi Jumlah produk yang berhasil diproduksi.
    • Jika produk menggunakan No Batch, isi kolom No Batch dan Tgl ED (Kadaluwarsa).
    • Isi kolom @HPP (Harga Pokok per unit). Anda bisa menggunakan tombol 'Hitung HPP Otomatis' setelah semua bahan dan biaya terisi.
  4. Pada bagian Daftar Bahan, tentukan bahan baku yang digunakan:
    • Jika Anda sudah memiliki BOM (Bill of Materials), Anda dapat memilihnya agar daftar bahan terisi otomatis. Cara membuat BOM
    • Jika tidak menggunakan BOM, masukkan bahan baku secara manual satu per satu.
    • ERZAP akan menghitung HPP Bahan secara otomatis berdasarkan metode FIFO dari stok yang ada di gudang terpilih.
  5. Pada bagian Biaya Produksi (Opsional), masukkan biaya tambahan di luar bahan baku:
    • Pilih Jenis Biaya:
      • Nilai Penambah HPP: Biaya yang hanya menambah nilai HPP barang jadi tanpa membuat jurnal pengeluaran uang.
      • Biaya Produksi: Biaya yang memotong Kas/Bank secara langsung dan otomatis membuat jurnal ke Akun Beban yang dipilih pada kolom Aksi.
      • Hutang Biaya Produksi: Biaya yang akan tercatata sebagai hutang beban kepada supplier/pihak ketiga di sistem. Klik Buat Hutang Beban untuk mengatur akun dan supplier.
      • Hutang Pembelian: Biaya jasa pihak ketiga yang akan membentuk Faktur Pembelian Jasa.
    • Isi Nilai biaya yang dikeluarkan.
  6. Klik tombol Hitung HPP Otomatis di bawah tabel Hasil Produksi untuk membagi total nilai bahan dan biaya secara proporsional ke barang jadi.
  7. Pastikan Total HPP Hasil Produksi sudah seimbang (seimbang) dengan Total Bahan + Biaya. Jika ada selisih kecil karena pembulatan, ERZAP akan menawarkan pembuatan baris "Beban Pembulatan" secara otomatis.
  8. Pilih tindakan penyimpanan:
    • Klik Simpan Sementara jika data masih berupa draf dan belum ingin memotong stok.
    • Klik Simpan untuk memfinalisasi produksi. Setelah diklik, sistem akan langsung memotong stok bahan, menambah stok barang jadi, dan mencatat jurnal akuntansi.


Verifikasi

Setelah menekan tombol Simpan, Anda akan diarahkan ke halaman Nota Produksi. Pastikan status produksi adalah Sukses. Anda dapat memverifikasi keberhasilan proses melalui:

  • Menu Inventori > Lihat Stok: Periksa apakah stok bahan baku sudah berkurang dan barang jadi sudah bertambah.
  • Menu Akunting > Jurnal: Periksa jurnal otomatis yang terbentuk untuk memastikan nilai persediaan dan biaya sudah tercatat dengan benar.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa muncul peringatan "Total HPP Hasil Produksi tidak sama dengan Total Bahan + Biaya"?

Sesuai prinsip akuntansi, total nilai input (bahan + biaya) harus sama dengan total nilai output (barang jadi). Gunakan tombol Hitung HPP Otomatis untuk membantu sistem menghitung nilai @HPP barang jadi agar tepat seimbang dengan total biaya yang dikeluarkan.

Apakah data produksi yang sudah disimpan bisa diedit?

Data dengan status Simpan Sementara dapat diedit kembali. Namun, data yang sudah di-klik Simpan (Final) tidak dapat diedit karena sudah memengaruhi stok dan jurnal akuntansi. Jika terjadi kesalahan, Anda harus membatalkan (void) transaksi tersebut dan membuat baru.

Berapa lama batas waktu untuk membatalkan transaksi produksi?

Transaksi produksi yang sudah difinalisasi dapat dibatalkan maksimal dalam waktu 30 hari sejak tanggal transaksi, dengan catatan periode akuntansi bulan tersebut belum ditutup.

Mengapa stok bahan baku saya tidak berkurang padahal sudah Simpan Sementara?

Status Simpan Sementara hanya menyimpan draf data. Stok hanya akan terpotong secara nyata setelah Anda menekan tombol Simpan yang memfinalisasi status transaksi menjadi Sukses.

 


Sekian tutorial 'Cara Mencatat Produksi Barang (Produk Manufaktur) di ERZAP' dan jika dirasa ada pertanyaan lebih lanjut anda bisa langsung menghubungi kami pada kontak yang telah disediakan pada halaman ERZAP, Terima Kasih.  

Belum punya akun ERZ4P ? daftarkan usaha anda sekarang juga.

Tutorial Aset Jual

Tutorial Aset Jual

25-07-2020 - Dibaca: 10860 kali.
Kini Erzap telah merilis update berupa fitur Aset Jual, dimana pada fitur ini, anda dapat melakukan Penghapusan/Penjualan atas Aset Tetap yang sebelumnya sudah tercatat pada Sistem. Proses Penjualan Aset ini terbilang cukup singkat karena memiliki kemiripan dengan proses Penjualan Produk pada Faktur Penjualan, namun perbedaanya terletak pada Akun yang terpengaruh atas penjualan Aset tersebut pada Laporan Neraca dan Laba Rugi
Baca selengkapnya...
Manajemen Gudang ERP Multi-Lokasi: Panduan Lengkap

Manajemen Gudang ERP Multi-Lokasi: Panduan Lengkap

21-04-2026 - Dibaca: 1245 kali.
Panduan setup gudang multi-lokasi di ERP Erzap. Kelola stok real-time per gudang, konfigurasi rak, dan transfer antar-lokasi untuk bisnis multi-cabang Indonesia.
Baca selengkapnya...

Erzap ERP: Sistem ERP Cloud Indonesia untuk UKM

23-04-2026 - Dibaca: 686 kali.
Erzap adalah ERP cloud buatan Indonesia sejak 2013 — 17 modul, 5.000+ pengguna aktif, cocok untuk UKM retail, distribusi, elektronik, dan F&B.
Baca selengkapnya...
Tutorial Purchase Order (PO) pada ERZAP

Tutorial Purchase Order (PO) pada ERZAP

19-11-2019 - Dibaca: 16154 kali.
Dalam Bisnis yang terbilang menengah keatas, pencatatan PO bisa menjadi kegiatan yag krusial. Karena pada pasalnya, pencatatan PO pada Bisnis anda akan menentukan persediaan penjualan untuk waktu mendatang. Ribuan jumlah barang dan ratusan jenis barang dapat menyita waktu bila dikerjakan secara manual tanpa bantuan Sistem, ditambah lagi dokumen fisik yang berisi informasi PO rentan tidak terarsip dengan baik. Untuk meningkatkan efisiensi kerja, ERZAP menyediakan fitur PO yang dapat membantu pencatatan pemesanan barang dari Supplier. Bagaimana cara kerja dan penggunaan fitur tersebut akan kami bahas pada Tutorial berikut. 
Baca selengkapnya...
Promo Paket Starter Erzap 15 Bulan + Hardware Kasir Lengkap

Promo Paket Starter Erzap 15 Bulan + Hardware Kasir Lengkap

17-02-2026 - Dibaca: 1342 kali.
Promo paket bundling Erzap Starter 15 bulan lengkap dengan hardware kasir profesional. Solusi ERP terintegrasi untuk UKM Indonesia mulai transaksi hingga laporan.
Baca selengkapnya...