Cara Mencatat Produksi Barang (Produk Manufaktur) di ERZAP

06-07-2017 16:07:02, Dibaca: 14379

 

Cara Mencatat Produksi Barang (Produk Manufaktur) di ERZAP

Meta description: Pelajari cara mencatat proses produksi barang di ERZAP, mulai dari penggunaan bahan baku, barang jadi, hingga pembebanan biaya produksi secara otomatis.

Ringkasan

Fitur Produk Manufaktur di ERZAP digunakan untuk mencatat proses perubahan bahan baku menjadi barang jadi (assembling/produksi). Melalui fitur ini, stok bahan baku akan berkurang otomatis dan stok barang jadi akan bertambah, lengkap dengan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) yang akurat dan pencatatan jurnal akuntansi terkait biaya produksi.

Prasyarat

  • Memiliki hak akses untuk modul Inventori-Produksi.
  • Mapping data produk bahan baku Ditandai Sebagai Bahan di Settingan Data Master Produk.
  • Mapping data produk hasil produksi sebagai Produk Hasil Produksi di Settingan Data Master Produk.
    Isi kolom Komposisi Bahan dengan daftar bahan yang digunakan. Dengan begitu, saat Produk Hasil Produksi dipilih pada menu Pembuatan Produksi, List Daftar Bahan akan otomatis terisi sesuai komposisi yang telah diatur pada Master Produk.
  • Stok bahan baku yang cukup di gudang yang dipilih.
  • Sudah mengatur akun Kas/Bank dan akun Beban jika ingin mencatat biaya produksi yang langsung memotong saldo keuangan.

Langkah-Langkah

  1. Navigasi ke menu Inventori > Produksi Barang > Produksi Langsung.
  2. Isi informasi utama pada panel header:
    • Gudang: Pilih gudang tempat bahan baku diambil dan barang jadi disimpan.
    • Tanggal Produksi: Secara default terisi tanggal hari ini.
    • Penanggung Jawab: Masukkan nama staf yang bertanggung jawab atas proses produksi ini.
    • Proyek: (Opsional) Pilih proyek terkait jika Anda menggunakan modul Proyek untuk pelacakan biaya.
  3. Pada bagian Hasil Produksi, masukkan produk yang dihasilkan:
    • Cari produk berdasarkan Nama atau Barcode.
    • Isi Jumlah produk yang berhasil diproduksi.
    • Jika produk menggunakan No Batch, isi kolom No Batch dan Tgl ED (Kadaluwarsa).
    • Isi kolom @HPP (Harga Pokok per unit). Anda bisa menggunakan tombol 'Hitung HPP Otomatis' setelah semua bahan dan biaya terisi.
  4. Pada bagian Daftar Bahan, tentukan bahan baku yang digunakan:
    • Jika Anda sudah memiliki BOM (Bill of Materials), Anda dapat memilihnya agar daftar bahan terisi otomatis. Cara membuat BOM
    • Jika tidak menggunakan BOM, masukkan bahan baku secara manual satu per satu.
    • ERZAP akan menghitung HPP Bahan secara otomatis berdasarkan metode FIFO dari stok yang ada di gudang terpilih.
  5. Pada bagian Biaya Produksi (Opsional), masukkan biaya tambahan di luar bahan baku:
    • Pilih Jenis Biaya:
      • Nilai Penambah HPP: Biaya yang hanya menambah nilai HPP barang jadi tanpa membuat jurnal pengeluaran uang.
      • Biaya Produksi: Biaya yang memotong Kas/Bank secara langsung dan otomatis membuat jurnal ke Akun Beban yang dipilih pada kolom Aksi.
      • Hutang Biaya Produksi: Biaya yang akan tercatata sebagai hutang beban kepada supplier/pihak ketiga di sistem. Klik Buat Hutang Beban untuk mengatur akun dan supplier.
      • Hutang Pembelian: Biaya jasa pihak ketiga yang akan membentuk Faktur Pembelian Jasa.
    • Isi Nilai biaya yang dikeluarkan.
  6. Klik tombol Hitung HPP Otomatis di bawah tabel Hasil Produksi untuk membagi total nilai bahan dan biaya secara proporsional ke barang jadi.
  7. Pastikan Total HPP Hasil Produksi sudah seimbang (seimbang) dengan Total Bahan + Biaya. Jika ada selisih kecil karena pembulatan, ERZAP akan menawarkan pembuatan baris "Beban Pembulatan" secara otomatis.
  8. Pilih tindakan penyimpanan:
    • Klik Simpan Sementara jika data masih berupa draf dan belum ingin memotong stok.
    • Klik Simpan untuk memfinalisasi produksi. Setelah diklik, sistem akan langsung memotong stok bahan, menambah stok barang jadi, dan mencatat jurnal akuntansi.


Verifikasi

Setelah menekan tombol Simpan, Anda akan diarahkan ke halaman Nota Produksi. Pastikan status produksi adalah Sukses. Anda dapat memverifikasi keberhasilan proses melalui:

  • Menu Inventori > Lihat Stok: Periksa apakah stok bahan baku sudah berkurang dan barang jadi sudah bertambah.
  • Menu Akunting > Jurnal: Periksa jurnal otomatis yang terbentuk untuk memastikan nilai persediaan dan biaya sudah tercatat dengan benar.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa muncul peringatan "Total HPP Hasil Produksi tidak sama dengan Total Bahan + Biaya"?

Sesuai prinsip akuntansi, total nilai input (bahan + biaya) harus sama dengan total nilai output (barang jadi). Gunakan tombol Hitung HPP Otomatis untuk membantu sistem menghitung nilai @HPP barang jadi agar tepat seimbang dengan total biaya yang dikeluarkan.

Apakah data produksi yang sudah disimpan bisa diedit?

Data dengan status Simpan Sementara dapat diedit kembali. Namun, data yang sudah di-klik Simpan (Final) tidak dapat diedit karena sudah memengaruhi stok dan jurnal akuntansi. Jika terjadi kesalahan, Anda harus membatalkan (void) transaksi tersebut dan membuat baru.

Berapa lama batas waktu untuk membatalkan transaksi produksi?

Transaksi produksi yang sudah difinalisasi dapat dibatalkan maksimal dalam waktu 30 hari sejak tanggal transaksi, dengan catatan periode akuntansi bulan tersebut belum ditutup.

Mengapa stok bahan baku saya tidak berkurang padahal sudah Simpan Sementara?

Status Simpan Sementara hanya menyimpan draf data. Stok hanya akan terpotong secara nyata setelah Anda menekan tombol Simpan yang memfinalisasi status transaksi menjadi Sukses.

 


Sekian tutorial 'Cara Mencatat Produksi Barang (Produk Manufaktur) di ERZAP' dan jika dirasa ada pertanyaan lebih lanjut anda bisa langsung menghubungi kami pada kontak yang telah disediakan pada halaman ERZAP, Terima Kasih.  

Belum punya akun ERZ4P ? daftarkan usaha anda sekarang juga.

Erzap Smart Repair: Aplikasi Manajemen Servis Elektronik

Erzap Smart Repair: Aplikasi Manajemen Servis Elektronik

29-04-2025 - Dibaca: 7695 kali.
Erzap Smart Repair aplikasi manajemen servis elektronik dengan mode offline. Terima servis tanpa internet, sinkronisasi otomatis, kelola multi unit dan spare part.
Baca selengkapnya...
Membuat Akun Beban pada Sistem Erzap

Membuat Akun Beban pada Sistem Erzap

23-07-2018 - Dibaca: 13602 kali.
Beban merupakan bentuk pengurang dari pendapatan yang akan menghasilkan laba bersih sebelum pajak pada laporan laba/rugi.Untuk melakukan proses membuat akun beban pada ERZ4P maka ikutilah langkah - langkah berikut ini
Baca selengkapnya...
Laporan Penjualan ERP Otomatis: Pantau Kinerja Bisnis Tanpa Rekap Manual

Laporan Penjualan ERP Otomatis: Pantau Kinerja Bisnis Tanpa Rekap Manual

01-05-2026 - Dibaca: 471 kali.
Laporan penjualan ERP otomatis menghemat waktu rekap manual dan memberikan data real-time. Pelajari cara kerja, jenis laporan, dan manfaatnya untuk bisnis multi-cabang.
Baca selengkapnya...
Faktur Pajak Masukan

Faktur Pajak Masukan

21-09-2020 - Dibaca: 12173 kali.
Mencatat Faktur Pajak Masukan itu Sulit Tanpa Bantuan Sistem! Dalam sebuah perusahaan baik dagang maupun jasa akan mengalami kesulitan dalam mencatat Faktur Pajak Masukan, mengapa begitu ? Karena Perusahaan tidak melakukan Pembelian terhadap satu Supplier (PKP) saja, namun dari banyak Supplier. Ditambah lagi, satu Supplier saja dapat melakukan banyak Penjualan ke Perusahaan anda dimana Penjualan dari mereka ini akan mengharuskan anda menerbitkan banyak Faktur Pajak Masukan. Maka dari itu dibutuhkan bantuan Sistem seperti Erzap contohnya. Fungsinya untuk melacak, mendata, dan memproses sekian banyak Faktur Pajak Masukan dari berbagai Supplier. Dalam Tutorial kali ini kami akan menjelaskan secara detail tentang memproses Faktur Pajak Masukan pada Sistem Erzap yang tentunya dapat anda lakukan dengan praktis !
Baca selengkapnya...
Fitur Nota Closing

Fitur Nota Closing

16-08-2021 - Dibaca: 6327 kali.
Sekarang Erzap menggunakan sistem penjualan per sesi kasir untuk POS Android. Jadi kasir diwajibkan untuk memulai sesi kasir sebelum mulai bertugas dan mengakhiri sesi usai bertugas.
Baca selengkapnya...