Ssst! Sudah Tahu Rahasia CRM Ini? Yuk, Cari Tahu tentang Personalized Marketing!

07-01-2023 23:55:05, Dibaca: 2405

Apa itu Personalized Marketing?

Personalized Marketing atau disebut juga one-to-one marketing adalah strategi pemasaran yang memberikan layanan secara personal atau individual untuk setiap pelanggan. Dilansir dari Glints, personalised marketing memiliki tujuan untuk meningkatkan customer experience, customer loyalty, dan menghemat biaya iklan. Strategi ini bermula di tahun 1980-an, lahir dari konsep “relationship marketing” yang diusung oleh Leonard Berry, seorang profesor di Texas A&M University. Lambat laun, email marketing sebagai salah satu bentuk personalized marketing mulai populer di tahun 1990-an dan kemudian terminologi “one-to-one marketing” disebutkan dalam buku “The One-to-One Future” yang ditulis oleh Don Peppers dan Martha Rogers pada tahun 1994. Apa saja manfaat penggunaan strategi pemasaran tersebut? Berikut beberapa manfaat personalized marketing bagi optimalisasi CRM beserta tips implementasinya.

Manfaat Personalized Marketing bagi Bisnis

Personalized Marketing memiliki beberapa manfaat bagi bisnis, baik dari segi biaya maupun CRM.

1. Menyampaikan Informasi Lebih Terukur

Personalized marketing sangat mengandalkan data pelanggan dalam pelaksanaannya. Contohnya ketika perusahaan melakukan pemasaran personal seperti mengirimkan email marketing. Perusahaan harus memiliki data pelanggan terlebih dahulu untuk kemudian mengelompokkan mereka berdasarkan kategori dan mengirimkan email yang sesuai berdasarkan kategori tersebut. Perusahaan tinggal mengecek sesuai data yang dimiliki untuk memastikan seluruh pelanggan sudah mendapatkan informasi terbaru yang disampaikan perusahaan. Dengan demikian perusahaan akan lebih mudah mengukur performa strategi pemasaran tersebut dan mudah melihat total konversinya.

2. Menghemat Biaya Pemasaran

Personalized Marketing merupakan strategi yang terukur sehingga perusahaan sudah mengetahui target pemasarannya dengan jelas. Hal ini tentu akan lebih menghemat biaya dibandingkan strategi pemasaran tradisional yang tidak fokus pada target niche melainkan seluruh audiens.

3. Membangun Relasi dengan pelanggan

Pemasaran Personal sesuai namanya akan memudahkan perusahaan dalam membangun relasi personal dengan pelanggan. Alasannya, pelanggan merasa informasi yang disampaikan perusahaan sesuai dengan yang mereka butuh maupun inginkan sehingga terkesan lebih personal dan khusus ditujukan untuk mereka.

4. Meningkatkan Loyalitas pelanggan

Apabila pelanggan merasa diperhatikan oleh perusahaan dan merasa puas dengan informasi yang diberikan, hal ini dapat meningkatkan loyalitas pelanggan sehingga program CRM Anda yang lain juga lebih memiliki kemungkinan untuk berhasil. Selanjutnya Anda tinggal fokus mempertahankan pelanggan (customer retention) untuk mengehemat biaya pemasaran lebih lanjut.

5. Memudahkan Edukasi pelanggan

Target pemasaran personal adalah pelanggan yang sudah pernah “berinteraksi” dengan produk Anda sebelumnya. Dengan demikian, lebih mudah bagi perusahaan untuk mengedukasi pelanggan terkait dengan produk lain yang ditawarkan perusahaan.

Anda mungkin tertarik Siap-siap! Ini 5 Tren Bisnis di 2023 yang Potensial

Tips Implementasi Personalized Marketing Lebih Efektif

1. Selalu Kumpulkan Data pelanggan

Data pelanggan tidak hanya bermanfaat untuk email marketing, tetapi juga bentuk pemasaran personal lain seperti WhatsApp Community, Campaign di sosial media, dan telemarketing. Data yang dimaksud bukan sekadar nomor telepon atau alamat email, tetapi juga data mengenai gender, usia, dan lokasi pelanggan yang bisa Anda lihat melalui laporan insight Instagram.

2. Modifikasi Template saat Mengirim Email Marketing

Email yang dikirimkan kepada pelanggan kemungkinan memiliki template yang sama. Namun, Anda masih bisa memodifikasi pesan tersebut sehingga tetap memiliki kesan personal. Terlebih jika pesan yang dikirimkan adalah pesan ulang tahun dan hari raya.

3. Memanfaatkan Teknologi

Mengirimkan email kepada beberapa alamat email sekaligus dapat menguras waktu dan tenaga. Perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan dalam hal ini. Misalnya dengan menggunakan software ERP seperti ERZAP yang memiliki fitur email blast dan newsletter untuk membantu Anda meminimalisir kesalahan ketika mengirimkan beberapa email sekaligus. ERZAP juga dilengkapi dengan fitur CRM lain seperti kategori dan jenis pelanggan. Dengan demikian, akan lebih mudah bagi Anda untuk mengirimkan email berdasarkan kategori dan jenis pelanggan tertentu. Selain personalized marketing, ada strategi lain yang dapat Anda lakukan untuk menjaga relasi dengan pelanggan. Klik di sini untuk melihat tips menjaga loyalitas pelanggan atau klik tombol di bawah untuk mencoba fitur-fitur lainnya.

Free Trial 14 Hari tanpa Kartu Kredit

Sinkronisasi Tokopedia

12-12-2020 - Dibaca: 12125 kali.
Punya Toko di Tokopedia? Sudaha pakai Erzap? Good! Kalo begitu anda sudah siap untuk kelola Toko-toko pada Tokopedia via Erzap? Check this Tutorial out!
Baca selengkapnya...

Benarkah Cloud ERP Lebih Baik Dibandingkan On Premise dan Hybrid ERP?

26-07-2022 - Dibaca: 3925 kali.
Benarkah Cloud ERP lebih hemat biaya dan memiliki segudang kelebihan dibandingkan jenis ERP yang lain? Temukan jawabannya di artikel ini!
Baca selengkapnya...

PROMO BUNDLING ERZAP ERP

17-02-2026 - Dibaca: 825 kali.
Produk Bundling, Paket ERZAP, Promo ERZAP, Promo
Baca selengkapnya...

CARA MENAMBAHKAN NO.REKENING DI TAGIHAN INVOICE

26-03-2018 - Dibaca: 16453 kali.
Invoice/Faktur penjualan atau lebih dikenal dgn invoice merupakan sebuah dokumen yg dipakai sebagai dokumen pernyataan tagihan yg wajib dibayar oleh customer. Pada umunnya para pengusaha lebih mengenalnya dgn BON
Baca selengkapnya...

Tutorial Membuat Permintaan Barang pada ERZAP

27-01-2024 - Dibaca: 6178 kali.
Permintaan Barang adalah pengajuan formal dari suatu departemen atau unit di dalam perusahaan untuk mendapatkan persetujuan pembelian barang atau jasa. Tujuannya adalah menyediakan proses terstuktur dalam permintaan barang atau jasa yang diperlukan oleh suatu bagian atau unit kerja. Dengan mengajukan permintaan ini, organisasi dapat mengontrol pengeluaran, memastikan kebutuhan barang atau jasa terpenuhi, dan memonitor alokasi anggaran.
Baca selengkapnya...